Federasi Automobil Internasional atau FIA berencana memangkas bobot mobil F1 seberat 80 kilogram untuk generasi regulasi mendatang pada musim 2030 atau 2031. Berdasarkan laporan awak media, langkah drastis ini dirumuskan sebagai respons atas berbagai keluhan dari para pembalap terkait kompleksitas regulasi teknologi hibrida saat ini.
Direktur Monoplazas FIA Nikolas Tombazis mengungkapkan bahwa ambisi badan pengatur balap dunia tersebut tidak berhenti pada penyesuaian regulasi yang berlaku sekarang. Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa kehadiran komponen hibrida serta baterai berukuran besar selama ini menjadi faktor utama yang membuat bobot kendaraan membengkak secara signifikan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBerdasarkan analisis teknis, satu-satunya cara paling efektif untuk mencapai target pengurangan bobot ekstrem tersebut adalah dengan menghilangkan sistem hibrida dan baterai sepenuhnya dari unit daya. Konsep ini sejalan dengan wacana penggunaan bahan bakar sintetis 100 persen serta kemungkinan kembalinya mesin konvensional bertenaga.
Presiden FIA Mohammed Ben Sulayem terus mendorong transformasi radikal untuk mengembalikan karakter klasik ajang balap jet darat tanpa mengesampingkan aspek keberlanjutan lingkungan. Wacana penghapusan komponen berat ini diharapkan mampu mengembalikan performa lincah di tikungan sekaligus kepuasan maksimal bagi para pengemudi di lintasan.