Penemuan dua fosil tulang kaki di Selat Taiwan memberikan petunjuk baru mengenai postur tubuh manusia purba Denisovan yang ternyata jauh lebih tinggi dan besar dibanding kerabat hominin lainnya di Asia. Berdasarkan laporan Discover Magazine pada Jumat (14/8), fragmen tulang paha dan tulang kering tersebut ditemukan di perairan Selat Taiwan dan berasal dari sekitar 45.000 hingga 43.000 tahun lalu.
Pengamatan Kabayan News menunjukkan bahwa para peneliti menggunakan analisis protein purba dan pemindaian CT scan untuk mengonfirmasi identitas fosil yang dinamai Penghu 2 serta Penghu 3. Dari pengukuran tersebut, diperkirakan tinggi badan individu Denisovan ini mencapai sekitar 5 kaki 11 inci hingga 6 kaki 2 inci dengan bobot tubuh yang cukup masif.
Sebagaimana dilaporkan dalam studi terbaru, ukuran tubuh tersebut menempatkan Denisovan sebagai salah satu hominin terbesar pada masa Pleistosen di Asia. Mereka jauh lebih besar jika dibandingkan dengan Homo erectus atau manusia kerdil Homo floresiensis yang pernah hidup di wilayah Asia Tenggara.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe