Berdasarkan informasi yang dihimpun, seorang pria berinisial MN (32) nekat membakar salah satu kamar di rumah milik orang tuanya sendiri di Dusun Ngebel, Tamantirto, Kasihan, Bantul pada Rabu malam. Aksi nekad tersebut dipicu oleh konflik keluarga usai permintaan pelaku untuk meminta uang sebesar Rp15 juta tidak berhasil dipenuhi oleh orang tuanya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Menurut Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, uang puluhan juta rupiah tersebut rencananya akan dipakai oleh pelaku untuk mengambil sepeda motor serta membayar angsuran. Namun, lantaran orang tuanya belum sanggup menyediakan dana sebesar itu, pelaku yang disulut emosi langsung melancarkan aksi pembakaran menggunakan bahan bakar minyak jenis Pertalite.
Dari pantauan redaksi, pihak kepolisian menerima laporan terkait peristiwa tersebut sekitar pukul 21.00 WIB dan langsung menerjunkan petugas piket ke lokasi kejadian. "Orang tuanya sebenarnya sudah berusaha mencarikan dana, tetapi pelaku tidak sabar hingga akhirnya terjadi pertengkaran yang berujung pada aksi pembakaran," ungkap Iptu Rita Hidayanto.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal kepolisian, pelaku disinyalir sudah merencanakan aksi pembakaran tersebut sejak sehari sebelumnya meski sempat diurungkan. Namun pada hari kejadian, pelaku kembali meluapkan kemarahannya sejak pagi hari sehingga membuat situasi di dalam rumah menjadi sangat tidak kondusif.
Hasil observasi di lapangan menunjukkan situasi semakin memanas hingga pada pukul 19.30 WIB sejumlah warga, perangkat wilayah, serta Bhabinkamtibmas Bripka Agustinus Sulistiyono mendatangi lokasi untuk meredam amarah pelaku. Sayangnya, pendekatan persuasif yang dilakukan tidak membuahkan hasil hingga pelaku menyiramkan Pertalite dan menyulut api di dalam kamar sekitar pukul 20.30 WIB.
Menurut keterangan kepolisian, Bhabinkamtibmas bersama warga sekitar dengan sigap bergotong royong memadamkan kobaran api agar tidak merembet ke seluruh bangunan rumah. Aksi tanggap tersebut berhasil mengendalikan api, meski Bripka Agustinus Sulistiyono harus mengalami luka bakar di bagian telapak tangan serta kaki dan dilarikan ke Puskesmas Kasihan 1.
Pelaku MN juga dilaporkan mengalami luka bakar di bagian punggung serta kaki bawah dan langsung dievakuasi warga menuju RS Bethesda. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, akibat insiden ini kerugian material ditaksir mencapai Rp5 juta meliputi kerusakan kasur, pakaian, hingga fasilitas jendela kamar.