Ajang pameran otomotif bergengsi, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya 2026, dipastikan kembali menggebrak kota pahlawan. Berdasarkan laporan media, pameran akbar ini dijadwalkan berlangsung di Grand City Convex pada tanggal 26 hingga 30 Agustus 2026 dengan menghadirkan puluhan jenama ternama.
Sebanyak 37 merek kendaraan dipastikan ambil bagian untuk memamerkan produk serta inovasi teknologi terbaru mereka. Kehadiran puluhan merek ini diharapkan mampu memuaskan rasa penasaran pecinta otomotif sekaligus mendongkrak gairah pasar di kawasan Jawa Timur.
Sekretaris I Gaikindo, Eddy Sumedi, mengungkapkan bahwa GIIAS Surabaya memegang peran vital dalam memperluas penetrasi pasar otomotif nasional. Menurutnya, pertumbuhan industri otomotif tetap menunjukkan tren positif di tengah dinamika ekonomi yang fluktuatif.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Sampai dengan bulan April ini itu sudah mencapai 9,1 persen. Jadi lumayan ada kenaikan. Mudah-mudahan setelah pameran ini, kita mengharapkan ada kenaikan lagi," ujar Eddy menjelaskan pertumbuhan penjualan kendaraan.
Lebih lanjut, Eddy menambahkan bahwa sektor otomotif memiliki kontribusi besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Jawa Timur, yang mencakup sektor BBNKB, PKB, hingga PBBKB. Penyelenggaraan pameran ini diyakini bakal memberikan stimulus kuat bagi perputaran roda ekonomi daerah.
Sementara itu, Project Director GIIAS, Abiyoso Witono, menyatakan optimismenya bahwa perhelatan tahun ini akan menyedot jumlah pengunjung yang lebih besar. Selain area pameran yang lebih luas, variasi kendaraan yang dipamerkan kini semakin beragam dengan teknologi ramah lingkungan yang kian diminati.
Berdasarkan data pembelian terkini, pangsa pasar mobil listrik telah mencapai 16 persen, sementara kendaraan hybrid menyumbang 9 persen. "Itu menandakan kepercayaan masyarakat terhadap mobil listrik sudah semakin meningkat. Jadi sebenarnya ada sedikit pergeseran gitu, ya. Kalau dulu kan memang pilihannya hanya mobil-mobil bensin ya. Dan sekarang kan ada dengan adanya mobil listrik, mereka makin banyak pilihan," pungkas Abiyoso.