Penyelenggara konser Live Nation sepakat menempuh jalur damai dalam gugatan hukum diajukan oleh seorang penggemar menderita cedera otak traumatis menyusul keributan pecah pada konser Luke Bryan.
Berdasarkan dokumen pengadilan, insiden bermula ketika penonton bernama Gary Stanhope menghadiri pertunjukan musik di Xfinity Theater di Hartford, Connecticut, sebelum kericuhan meledak di tengah penonton.
Stanhope menyatakan dirinya mendapat serangan fisik hingga pingsan total, mengakibatkan cedera kepala serius, hematoma, serta luka wajah parah yang mengharuskannya menjalani perawatan intensif dengan ventilator.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDari pengamatan Kabayan News, pihak korban menuding Live Nation mengabaikan aspek keamanan karena gagal menyediakan lingkungan aman serta tidak mengantisipasi potensi kekerasan massa di area konser.
Sementara itu, pihak Live Nation membela diri dengan menegaskan bahwa mereka telah mengerahkan personel pengamanan jauh melebihi standar ketentuan, termasuk puluhan petugas keamanan dan aparat kepolisian setempat.
Majelis hakim sebelumnya menolak permohonan pembatalan gugatan dari perusahaan hiburan tersebut karena menilai potensi kericuhan dapat diantisipasi berdasarkan situasi kerumunan penonton di lokasi acara.
Meskipun proses hukum berakhir lewat kesepakatan damai dengan nominal kompensasi dirahasiakan, Live Nation tetap menyangkal segala bentuk kesalahan atas insiden kekerasan yang dilakukan oleh pihak ketiga tersebut.