Hasil babak pertama pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Portugal vs Kroasia yang berlangsung di BMO Field, Toronto, Kanada, berakhir dengan skor imbang 0-0 pada Jumat (3/7) pagi WIB. Berdasarkan pantauan redaksi di lapangan, Selecao das Quinas sebenarnya tampil menekan sejak menit awal namun belum mampu memecah kebuntuan.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Sejumlah peluang emas berhasil dihasilkan oleh Cristiano Ronaldo sepanjang paruh pertama pertandingan. Salah satu peluang terbaik tercipta di awal laga saat Pedro Neto mengirimkan umpan matang dari sisi kanan permainan menuju kotak penalti, namun sundulan CR7 masih belum maksimal sehingga peluang terbuang begitu saja.
Meski belum berhasil mencetak gol ke gawang Kroasia, megabintang sekaligus kapten timnas Portugal tersebut justru sukses mengukir rekor bersejarah baru. Menukil data dari laman BBC, Cristiano Ronaldo resmi menjadi pemain tertua yang pernah tampil sebagai starter di fase gugur sepanjang sejarah Piala Dunia.
Mantan penyerang Real Madrid tersebut mencatatkan rekor fantastis ini pada usia 41 tahun, 4 bulan, dan 27 hari. Dari pengamatan tim redaksi, peran sang kapten di lini depan masih menjadi andalan utama, meskipun tugas berat kini berada di pundak pelatih Roberto Martinez untuk meredam ego sang pemain demi kepentingan tim.
Menurut penuturan pengamat sepak bola Gigih dalam podcast Super Taktik Tribunnews, salah satu tugas terbesar pelatih saat ini adalah menyatukan para pemain bintang. "Salah satu tugas Roberto Martinez adalah bagaimana dirinya bisa meredam ego Ronaldo. Kini tugas utamanya adalah menyatukan para pemain bintangnya, karena Martinez pernah menangani generasi emas Belgia dan gagal. Nah, tantangannya di situ sebenarnya," ujarnya.
Hingga turun minum, papan skor di BMO Field tetap tidak berubah dan menutup pertandingan babak pertama dengan hasil kacamata. Portugal masih harus bekerja keras di babak kedua untuk bisa menembus lini pertahanan disiplin yang diterapkan oleh skuad Kroasia.