Sebagaimana diwartakan oleh media The Sydney Morning Herald, tim kriket Australia berhasil memenangkan pertandingan Test kedua melawan Bangladesh secara dramatis hanya dalam kurun waktu dua hari di Mackay. Kemenangan mutlak dengan selisih satu inning dan 51 run tersebut sekaligus sukses menyamakan kedudukan seri bagi skuad asuhan Pat Cummins.
Di balik kemenangan gemilang tersebut, posisi Marnus Labuschagne kini berada dalam ketidakpastian besar menyusul performa batternya yang kembali mengecewakan. Kapten Pat Cummins secara terbuka menyatakan bahwa dirinya belum dapat memberikan jaminan apa pun terkait keikutsertaan Labuschagne dalam tur tiga pertandingan Test mendatang di Afrika Selatan pada bulan Oktober.
Berdasarkan laporan media, Mitchell Starc keluar sebagai bintang lapangan setelah sukses mengemas total sepuluh wicket sepanjang pertandingan. Kehebatan lini serang cepat Australia membuat tim tamu tak berkutik dan harus rela dibatasi pada perolehan 64 serta 95 run saja dalam dua inning yang dijalani.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePertandingan kilat yang hanya menghabiskan 750 lemparan bola ini mencatatkan sejarah sebagai salah satu laga Test paling singkat yang pernah tersaji di tanah Australia. Meskipun demikian, kapten Pat Cummins menilai kualitas lapangan masih dalam kondisi yang cukup baik dan menganggap jalannya laga memang dipengaruhi oleh kombinasi permainan cepat serta performa batting lawan yang kurang optimal.
Menanggapi hasil minor tersebut, kapten Bangladesh Najmul Hossain Shanto menyampaikan kekecewaannya dan memohon kepada Cricket Australia agar negaranya diberikan kesempatan lebih rutin bertandang ke Australia. Sementara itu, spinner veteran Nathan Lyon turut menyempurnakan kemenangan tuan rumah lewat aksi gemilangnya di penghujung laga untuk memastikan keunggulan mutlak Australia.