Sebagaimana diwartakan oleh media internasional, bencana banjir bandang secara mendadak melanda kawasan utara Costa Daurada, Spanyol, dan merusak berbagai fasilitas umum. Hujan deras yang turun tanpa diduga pada dini hari tersebut berhasil melumpuhkan aktivitas warga serta memicu ratusan evakuasi darurat.
Berdasarkan laporan media setempat, pemerintah wilayah Catalunya menuai gelombang kritik tajam dari masyarakat akibat tidak adanya sistem peringatan dini atau alarm darurat yang berbunyi di ponsel warga. Akibat keterlambatan informasi tersebut, banyak pengendara dan wisatawan terjebak di dalam kendaraan serta area parkir yang terendam air.
Sejumlah kota seperti El Vendrell, Roda de Bara, Creixell, dan Torredembarra tercatat sebagai wilayah yang paling parah terdampak terjangan air bah. Di wilayah El Vendrell, curah hujan bahkan dilaporkan mencapai angka lebih dari 140 liter per meter persegi dalam kurun waktu 24 jam.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMengutip keterangan dari petugas penyelamat, insiden tersebut memaksa lebih dari 400 orang harus dievakuasi dari lokasi berbahaya, termasuk dari sebuah tempat hiburan malam dan beberapa area perkemahan. Sedikitnya sebelas orang dilaporkan mengalami luka-luka, di antaranya seorang anak perempuan yang harus dirawat intensif di rumah sakit akibat tertimpa reruntuhan tembok.
Menanggapi kritik keras dari publik, pihak pemerintah regional melalui pejabat berwenang memberikan pembelaan dan menyatakan bahwa badan meteorologi sebelumnya tidak memprediksi tingkat bahaya yang mencapai level siaga penuh. Meskipun demikian, warga tetap menyayangkan kurangnya antisipasi yang membuat mereka harus menghadapi terjangan banjir secara mendadak.