Sebagaimana diwartakan oleh Kompas.com, isu mengenai adanya permintaan sumbangan kepada 21 camat di Kabupaten Pati untuk membiayai aksi demonstrasi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu atau AMPB di Gedung DPR RI, Jakarta, sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Dalam narasi yang beredar luas, masing-masing camat disebut-sebut diminta memberikan kontribusi dana sekitar Rp 12 juta guna menanggung biaya sewa bus serta akomodasi massa yang akan berangkat menuju ibu kota.
Menanggapi kabar tersebut, Pelaksana Tugas atau Plt Camat Tlogowungu, Mohammad Roni, secara tegas menyatakan bahwa pihaknya hingga kini belum pernah menerima surat ataupun proposal resmi terkait permohonan bantuan tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Kalau di Tlogowungu saat ini memang kami belum menerima surat atau semacam proposal. Tapi memang kami mendengar kabar dari media sosial, memang ada kabar seperti itu," ujar Roni sebagaimana dikutip dari laporan Kompas.com.
Lebih lanjut, Roni memastikan bahwa instansinya sama sekali tidak memberikan bantuan finansial apa pun kepada AMPB untuk kepentingan aksi demonstrasi tersebut karena keterbatasan alokasi dana.
Menurut penjelasannya, setiap pos anggaran yang dikelola oleh pihak kecamatan telah memiliki peruntukan serta target program kerja yang sifatnya mutlak dan tidak bisa dialihkan sembarangan untuk kegiatan di luar perencanaan.
"Prinsip kalau di kami terkait dengan hal ini, karena memang anggaran di kecamatan memang tidak ada untuk alokasi itu, kami tidak bisa untuk membantu kegiatan AMPB tersebut," jelas Roni.