Kabar menggembirakan datang dari dunia konservasi satwa liar bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Mengutip laporan media Suara.com, seekor anak gajah Sumatera berjenis kelamin betina lahir dengan kondisi sehat di Pusat Konservasi Gajah Jalur 21 Padang Sugihan, Sumatera Selatan.
Berdasarkan informasi dari Kementerian Kehutanan, bayi gajah tersebut lahir pada Senin, 17 Agustus 2026, dari pasangan induk betina bernama Lestari dan induk jantan Gapula. Proses kelahirannya dipantau langsung oleh tim medis serta pawang gajah di bawah pengawasan ketat Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Selatan.
Di tengah kondisi cuaca ruang terbuka yang cukup panas, tim medis langsung bergerak cepat memberikan fasilitas tambahan. Petugas menyiapkan tempat berteduh yang memadai serta memastikan ketersediaan air minum dan fasilitas mandi untuk menjaga suhu tubuh induk beserta anaknya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSelain perlindungan dari cuaca panas, asupan nutrisi induk gajah juga menjadi prioritas utama. "Tim dokter hewan memperketat pengawasan pakan harian dan memberikan suplemen buah-buahan guna mempercepat pemulihan fisik Lestari usai melahirkan," demikian penjelasan pihak berwenang.
Guna memastikan tumbuh kembangnya berjalan optimal, pihak BKSDA Sumatera Selatan menerapkan pemantauan intensif selama 7x24 jam. Kepala BKSDA Sumatera Selatan Daniwari Widiyanto menyatakan bahwa peristiwa ini merupakan kado alam yang sangat bermakna bagi upaya pelestarian satwa dilindungi di Indonesia.