Berdasarkan laporan yang dihimpun, Badan Gizi Nasional atau BGN memastikan akan mengawal secara ketat penanganan keselamatan dan kesehatan para siswa yang mengalami keracunan massal usai menyantap menu makan bergizi gratis di Sidoarjo, Jawa Timur.
Mengutip laporan media, Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN, Ketut Sumedana, mengungkapkan bahwa puluhan siswa masih harus menjalani rawat inap, ratusan lainnya telah diizinkan pulang, dan sebagian masih berada dalam tahap observasi medis.
"Kami memastikan mereka mendapatkan penanganan yang diperlukan hingga kondisi mereka kembali sehat dan dapat pulang ke rumah masing-masing," ujar Ketut dalam keterangan resminya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSebagaimana diwartakan, pihak BGN langsung bergerak cepat dengan melakukan koordinasi intensif bersama Dinas Kesehatan setempat serta instansi terkait untuk memastikan seluruh proses pemulihan berjalan secara menyeluruh dan optimal.
BGN menegaskan bahwa insiden ini menjadi perhatian yang sangat serius, di mana saat ini proses investigasi mendalam bersama uji laboratorium sedang berjalan guna mengungkap secara pasti penyebab utama terjadinya keracunan massal tersebut.