Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Telur Rebus Diduga Jadi Penyebab...
BERITA

Telur Rebus Diduga Jadi Penyebab Ratusan Siswa Mojokerto Keracunan MBG

By Redaksi Kabayan News 2 min read 20 Agustus 2026
Telur rebus diduga menjadi pemicu keracunan massal ratusan siswa di Mojokerto dalam program Makan Bergizi Gratis

Telur rebus diduga menjadi pemicu keracunan massal ratusan siswa di Mojokerto dalam program Makan Bergizi Gratis

Kasus dugaan keracunan massal yang menimpa 411 orang di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, kini memasuki babak baru. Pemerintah daerah setempat telah melakukan investigasi mendalam untuk mengungkap penyebab utama ratusan siswa, santri, hingga orang dewasa mengalami gejala mual, muntah, hingga diare setelah mengonsumsi menu dari Program Makan Bergizi (MBG).

Berdasarkan laporan yang dihimpun, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra atau yang akrab disapa Gus Barra mengungkapkan bahwa telur ayam rebus dalam menu soto ayam menjadi sorotan utama. Diduga, kondisi telur tersebut tidak higienis sehingga memicu reaksi keracunan bagi siapa saja yang mengonsumsinya.

Menurut Gus Barra, temuan ini diperkuat dengan adanya kesaksian dari keluarga korban yang ikut merasakan dampak setelah mencicipi telur tersebut. "Karena ada juga korban yang hanya mencicipi telurnya saja. Kan menunya soto ayam, tinggal sedikit telur dimakan oleh ibunya. Akhirnya adiknya, kakaknya, ibunya juga kena," ujarnya dikutip dari laporan RRI.CO.ID.

Lebih lanjut, Gus Barra menjelaskan bahwa insiden ini dipicu oleh kombinasi faktor, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, hingga prosedur penyimpanan yang tidak tepat. Ia menduga suhu penyimpanan telur tidak memenuhi standar yang disyaratkan agar bahan makanan tetap aman dikonsumsi.

Sebagaimana diwartakan, menu soto ayam tersebut didistribusikan oleh SPPG Yayasan Bina Bangsa Semarang pada 9 Januari 2026. Buntut dari kejadian ini, Badan Gizi Nasional (BGN) telah mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara operasional dapur umum tersebut selama proses investigasi masih terus berlangsung.

Hingga Kamis, 15 Januari, tercatat sebanyak 411 orang terdampak dalam peristiwa ini. Meski mayoritas telah pulih, pihak Pemerintah Kabupaten Mojokerto memastikan bahwa dua korban terakhir masih menjalani perawatan intensif di fasilitas kesehatan setempat.

Topics
mojokerto keracunan massal makan bergizi gratis gus barra kesehatan masyarakat berita jawa timur badan gizi nasional
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.