Penyidikan yang dilakukan oleh Polícia Federal (PF) terkait kasus dugaan korupsi dan perdagangan pengaruh yang menyeret nama Fábio Luiz Lula da Silva atau yang dikenal sebagai Lulinha, bersama mantan penasihat kepresidenan Marco Aurélio Santana Ribeiro alias Marcola, diperkirakan baru akan rampung pada penghujung tahun.
Sebagaimana diwartakan oleh media massa, aparat penegak hukum saat ini tengah fokus membedah berbagai barang bukti digital yang berhasil diamankan, termasuk data dari telepon seluler milik pengusaha sekaligus pelobi Roberta Luchsinger yang merupakan rekan dekat Lulinha.
Berdasarkan laporan dari tim penyidik, keputusan mengenai pemanggilan saksi maupun pemeriksaan lanjutan baru akan ditentukan setelah proses uji forensik tuntas dilaksanakan. Kecepatan penanganan perkara tersebut membuat agenda pemeriksaan kemungkinan besar baru bisa dijadwalkan pada akhir tahun ini.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDi sisi lain, pihak perwakilan hukum dari para pihak yang bersangkutan telah menyatakan keterbukaan klien mereka untuk kooperatif memberikan keterangan. Lulinha yang saat ini tinggal di Madrid, Spanyol, dikabarkan telah menyatakan kesiapannya untuk kembali ke tanah air guna menjalani pemeriksaan jika diperlukan.
Penyelidikan ini berfokus pada dugaan persekongkolan untuk memuluskan kepentingan pihak tertentu di pemerintahan federal, termasuk pengadaan produk medis tanpa melalui prosedur tender yang sah serta temuan transaksi pembelian barang berharga yang kini menjadi salah satu materi penyidikan di Supremo Tribunal Federal (STF).