Penggunaan earphone yang kini mewabah di ruang publik telah mengubah cara masyarakat berinteraksi dengan lingkungan sekitar secara drastis. Berdasarkan pengamatan redaksi Kabayan News, fenomena tersebut membuat banyak orang lebih memilih mengurung diri dalam dunia audio pribadi ketimbang menyapa dunia nyata.
Mengutip laporan Stefan Stern di The Guardian, kebiasaan memakai perangkat audio tersebut seolah menunjukkan bahwa keheningan adalah musuh utama manusia modern. Pasalnya, sebagian besar orang merasa tidak nyaman berada di ruang publik tanpa ditemani alunan musik, siniar, ataupun suara bising digital.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDari analisis awak media Kabayan News, akar permasalahan ini bermula dari pergeseran kebiasaan semasa pandemi ketika bekerja dari rumah menjadi normal baru. Keadaan itu membuat pekerja terbawa suasana isolasi mandiri hingga enggan berinteraksi dengan rekan kerja di kantor.
Penyair terkenal Wordsworth mungkin tidak akan pernah mendengar keindahan alam semesta andai zaman dahulu ia mengenakan alat pendengar modern tersebut. Peringatan ini menegaskan bahwa suara alam serta obrolan sesama manusia memiliki nilai autentik yang tidak bisa digantikan oleh gawai.
Meski sebagian orang menggunakan earphone untuk meredam kebisingan atau membantu konsentrasi, dampaknya tetap memperlebar jarak komunikasi antarpribadi. Rekan kerja maupun orang asing di transportasi umum kesulitan menyampaikan pesan sederhana akibat terhalang perangkat tersebut.
Sebagai langkah penyelamatan interaksi sosial, masyarakat disarankan untuk melepas earphone sejenak dan menikmati kehidupan nyata di sekitar mereka. Selain memperkaya hubungan sosial, langkah waspada ini tentu menyelamatkan seseorang dari potensi bahaya kecelakaan di jalan raya.