Suasana di lingkungan Puskesmas Nganjuk, Kabupaten Nganjuk, mendadak berubah menjadi tegang dan histeris pada Rabu sore, 2 September 2026. Halaman fasilitas kesehatan tersebut mendadak dipadati oleh puluhan kendaraan ambulans yang datang silih berganti membawa para pelajar.
Berdasarkan laporan media lokal TribunJatim, antrean panjang kendaraan medis bahkan sampai mengular hingga ke kawasan Jalan Barito, Kelurahan Begadung, Kecamatan Nganjuk. Kondisi darurat ini memaksa personel kepolisian turun tangan untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar area puskesmas.
Puluhan ambulans tersebut disiagakan secara khusus guna mengevakuasi para pelajar Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Nganjuk menuju rumah sakit rujukan terdekat. Langkah evakuasi cepat ini harus ditempuh menyusul dugaan keracunan massal yang dialami para siswa setelah mengonsumsi makanan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePeristiwa nahas tersebut diduga kuat terjadi setelah para siswa menyantap menu dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di ruang perawatan, tim medis puskesmas tampak berjibaku memberikan pertolongan pertama sebelum akhirnya merujuk korban ke rumah sakit.
"Secara bertahap kami merujuk siswa ke rumah sakit," ujar Kepala Puskesmas Nganjuk, dr. Rio Kasino, sebagaimana dikutip dari laporan TribunJatim.
Kepanikan yang luar biasa turut dirasakan oleh para orang tua murid yang mendatangi puskesmas demi memantau kondisi buah hati mereka. Salah seorang wali murid bernama Tatik menceritakan detik-detik saat anaknya yang duduk di bangku kelas X SMAN 3 Nganjuk mulai merasakan keluhan kesehatan.
"Anak saya mengeluh mual dan pusing sehabis makan menu nasi goreng MBG di sekolah," ujar Tatik dengan raut wajah penuh kecemasan saat ditemui di lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang dan instansi terkait masih terus memantau penanganan medis terhadap para siswa yang menjadi korban serta menyelidiki penyebab pasti insiden dugaan keracunan makanan tersebut.