Kepunahan senyap mengancam populasi satwa air tawar di berbagai sungai perkotaan dunia. Berdasarkan pengamatan Kabayan News, para ilmuwan kini gencar memanfaatkan teknologi lingkungan DNA atau eDNA guna menyelidiki keanekaragaman hayati yang selama ini tersembunyi dari pandangan publik.
Studi terbaru dipimpin oleh biolog Universitas Guelph, Mehrdad Hajibabaei, bersama timnya menunjukkan efektivitas pengambilan sampel eDNA dari delapan belas sungai di Ontario. "Organisme melepaskan DNA melalui kulit, sisik, serta feses," ujar Hajibabaei menjelaskan metode yang mendeteksi ratusan invertebrata akuatik luput dari metode tradisional.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSebelumnya, tim peneliti menggunakan teknik elektrifikasi air di Sungai Tannery, Aurora, Ontario. Petugas lapangan menggunakan alat khusus untuk menyengat ikan secara ringan agar dapat menghitung serta mengukur sebelum dikembalikan ke habitat semula, menarik perhatian warga sekitar yang kerap tidak menyangka keberadaan ikan di tengah kota.
Anthony Ricciardi, profesor biologi Universitas McGill, menyatakan bahwa Amerika Utara telah kehilangan banyak spesies air tawar selama lebih dari satu abad terakhir. Menurut analisis Kabayan News, fenomena tersebut dikategorikan sebagai kepunahan massal senyap karena minimnya perhatian dari masyarakat luas maupun kalangan konservasionis.
Spesies air tawar dilaporkan mengalami kepunahan lima kali lebih cepat daripada hewan darat akibat tekanan polusi, spesies invasif, serta pembangunan bendungan. Hilangnya organisme seperti kerang asli dan larva serangga berdampak langsung pada penurunan kualitas air serta ekosistem perairan secara drastis.
Kendati demikian, sejumlah upaya pemulihan menunjukkan hasil positif melalui pembongkaran bendungan lama serta pengetatan regulasi lingkungan. Hajibabaei dan Ricciardi sepakat bahwa peningkatan kesadaran publik terhadap satwa air terdekat menjadi kunci utama dalam menyelamatkan kelangsungan ekosistem sungai masa depan.