Peta persaingan bursa transfer Formula 1 mendadak berubah setelah Max Verstappen memutuskan untuk memperpanjang masa baktinya bersama Red Bull hingga tahun 2030 mendatang. Berdasarkan laporan media Clarin, langkah besar yang diambil oleh sang juara dunia empat kali ini sekaligus menutup rapat peluang terjadinya efek domino pada bursa pembalap musim 2027.
Sebelumnya, rumor kepindahan Verstappen sempat santer dikaitkan dengan sejumlah tim papan atas seperti Mercedes dan McLaren. Isu tersebut diprediksi bakal memicu perpindahan besar-besaran kursi pembalap di grid. Namun, dengan kepastian bertahannya pembalap asal Belanda tersebut di Red Bull, spekulasi bursa transfer langsung mereda dan digantikan oleh sejumlah konfirmasi kontrak baru.
Dalam keterangannya di sela-sela GP Belanda, Verstappen bahkan sempat mengaku bahwa dirinya sempat mempertimbangkan untuk pensiun ketimbang harus pindah ke tim lain. "Bagi saya, adalah keputusan yang sepenuhnya tepat untuk melanjutkan karier di sini," ungkap Verstappen sebagaimana diwartakan oleh Clarin.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeStabilitas kontrak jangka panjang kini memang menjadi tren utama di ajang Formula 1 modern. Tercatat sudah ada enam tim yang mengunci komposisi pembalap mereka untuk musim 2027, termasuk McLaren, Ferrari, Mercedes, hingga Williams yang baru saja memperpanjang kerja sama dengan Alex Albon dan Carlos Sainz.
Di tengah situasi grid yang semakin stabil tersebut, masa depan pembalap asal Argentina, Franco Colapinto, di tim Alpine dikabarkan semakin menemui titik terang. Menurut laporan yang beredar di paddock Zandvoort, Colapinto disebut-sebut hanya tinggal menunggu waktu untuk pengumuman resmi terkait kontrak barunya yang mengusung skema 1+1 untuk musim 2027.
Colapinto sendiri memilih untuk fokus meningkatkan performa mobil alih-alih terlalu memikirkan masa depan kontraknya. "Menurut saya, bukan target utama untuk memikirkan hal-hal tersebut, melainkan berusaha membuat mobil melaju jauh lebih cepat," ujar pembalap yang kini memegang rekor catatan finis beruntun terpanjang di grid saat ini.