Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Kisah Anjing Hampir Mati Kerana...
BERITA

Kisah Anjing Hampir Mati Kerana Kismis, Keluarga Ini Beri Amaran Keras

By Rudi Weslan Rifadi 2 min read 4 September 2026
Keluarga di Sydney berikan peringatan darurat setelah anak anjing mereka hampir mati akibat kismis

Keluarga di Sydney berikan peringatan darurat setelah anak anjing mereka hampir mati akibat kismis

Sebuah keluarga di Bella Vista, Sydney, baru saja mengalami insiden menegangkan yang hampir merenggut nyawa anjing peliharaan kesayangan mereka. Sebagaimana diwartakan dalam laporan media, seekor anak anjing berjenis cavoodle berusia lima bulan bernama Bubbles hampir tewas setelah tanpa sengaja memakan kismis dan sultana yang tertinggal dalam mangkuk sarapan muesli.

Peristiwa bermula ketika kedua anak Olivia Nati meninggalkan mangkuk sarapan mereka di ruang tamu untuk mengerjakan tugas rumah. Dalam waktu singkat, Bubbles melompat ke atas sofa dan langsung menghabiskan makanan yang mengandung buah kering tersebut. Menyadari bahaya kismis yang dapat memicu gagal ginjal akut pada anjing, anak-anak Nati langsung panik dan mencari informasi secara online sebelum melaporkannya kepada sang ibu.

Mengutip laporan media, Nati langsung menghubungi dokter hewan dan membawa peliharaan mereka dalam waktu 20 menit setelah kejadian. "Bubbles sebenarnya sempat kesal karena mangkuk muesli kami ambil," ungkap Nati menceritakan situasi saat itu. Beruntung, tindakan cepat membawa Bubbles ke klinik berhasil menyelamatkan nyawanya setelah ia memuntahkan sisa makanan berbahaya tersebut.

Berdasarkan penjelasan Dr. Bec Cassilles selaku dokter hewan senior di Sydney Animal Hospitals, langkah sigap keluarga Nati adalah keputusan yang sangat tepat. Ia menegaskan bahwa kismis dan sultana merupakan buah kering yang sangat berbahaya karena dapat memicu kerusakan ginjal serius pada anjing meskipun dikonsumsi dalam jumlah kecil.

Dr. Cassilles juga mengingatkan para pemilik hewan agar tidak pernah mencoba memaksa anjing muntah secara mandiri menggunakan pengobatan rumahan tanpa instruksi medis. "Pemilik mungkin mengira anjing mereka baik-baik saja, tetapi saat gejala muncul, racun tersebut mungkin sudah merusak organ dalam," tegas Dr. Cassilles memberikan peringatan kepada masyarakat luas.

Topics
kesehatan hewan anjing peliharaan tips peliharaan sydney berita internasional hewan peliharaan
Jurnalis Senior

Rudi Weslan Rifadi adalah jurnalis berpengalaman dengan dedikasi tinggi dalam menyajikan berita akurat dan mendalam. Dengan latar belakang yang kuat di bidang jurnalistik, ia telah meliput berbagai peristiwa penting dan menyajikannya dengan gaya penulisan yang tajam serta analitis.