Dunia modern saat ini tentu tidak bisa dilepaskan dari istilah robot yang kerap disematkan pada berbagai teknologi canggih. Namun, sedikit yang tahu bahwa kata tersebut pertama kali lahir dari sebuah panggung pertunjukan teater di era lampau.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Kisah ini bermula dari sebuah naskah drama fiksi ilmiah bertajuk R.U.R. atau Rossumovi Univerzální Roboti yang ditulis oleh sastrawan asal Ceko, Karel Capek, pada tahun 1920. Pertunjukan perdana drama ini sukses menarik perhatian publik ketika dipentaskan di Hradec Kralove pada awal Januari 1921.
Dalam cerita tersebut, latar belakang tempat berpusat pada sebuah pabrik rahasia yang memproduksi pekerja buatan dari bahan organik sintetis. Para makhluk buatan ini dirancang untuk melayani manusia tanpa memiliki pikiran orisinal hingga akhirnya memicu pemberontakan besar.
Uniknya, istilah robot yang diciptakan oleh Karel sebenarnya merujuk pada konsep kerja paksa atau budak dalam bahasa Ceko. Ide cemerlang penamaan tersebut konon lahir dari sang kakak, Josef Capek, yang membantu merumuskan istilah yang kini mendunia itu.
Seiring berjalannya waktu, naskah drama ini langsung diterjemahkan ke dalam puluhan bahasa asing dan mendulang kesuksesan besar di berbagai negara Eropa hingga Amerika Utara. Respons positif dari penonton membuat gagasan mengenai makhluk buatan semakin melekat di hati masyarakat.
Meskipun mendapatkan sambutan hangat dari para penikmat seni, sebagian kritikus menilai jalan cerita karya tersebut cukup pesimistis dan bernuansa kelam. Kendati demikian, pengaruh budaya pop yang ditinggalkannya tetap abadi hingga era modern sekarang ini.