Jep Robertson memastikan kepindahan keluarganya dari akar mereka di Louisiana menuju Texas Utara didasarkan pada doa dan diskusi panjang bersama orang-orang terdekat. Pasangan yang melejit lewat acara Duck Dynasty ini memulai babak baru kehidupan dengan mengelola peternakan seluas 50 hektar di kawasan tersebut.
"Itu adalah hasil dari banyak doa dan banyak berbicara dengan teman-teman kami, tetapi, Anda tahu, kami menyukainya di sini," ujar Jep Robertson dalam wawancara eksklusif.
Perjalanan hidup keluarga ini dapat disaksikan melalui serial reality terbaru produksi Great American Media berjudul Beyond the Bayou. Acara tersebut mulai tayang secara eksklusif di platform streaming Great American Pure Flix setiap hari Kamis sejak 13 Agustus 2026.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSelain itu, tayangan ini juga disiarkan melalui jaringan televisi Great American Family dan GFAM+ mulai Sabtu, 15 Agustus 2026, pukul 21.00 waktu setempat. Melalui serial ini, penonton diajak melihat keseharian mereka dalam membangun Comanche Moon Ranch menjadi komunitas yang berakar pada kerajinan tangan dan warisan keluarga.
Alasan Spiritual dan Perjalanan Pernikahan 25 Tahun
Keputusan besar untuk pindah ke Texas tidak lepas dari keyakinan spiritual yang kuat serta perjalanan pernikahan mereka yang hampir menginjak usia 25 tahun pada Oktober 2026. Jess Robertson mengungkapkan bahwa kunci keharmonisan pernikahan mereka terletak pada komitmen iman dan sikap saling mengampuni.
"Satu-satunya alasan mengapa kami masih menikah adalah karena kami lebih mencintai Tuhan daripada mencintai satu sama lain," ungkap Jess.
Serial Beyond the Bayou juga menampilkan sisi otentik kehidupan keluarga mereka, termasuk keterlibatan kelompok studi Alkitab yang mendampingi langkah kepindahan tersebut. Hal ini memberikan warna tersendiri bagi para penggemar yang ingin melihat kedalaman nilai-nilai keluarga Robertson secara lebih dekat.
Peternakan Comanche Moon Ranch yang mereka bangun tidak hanya menjadi tempat tinggal pribadi, tetapi juga dirancang sebagai destinasi terbuka bagi masyarakat umum yang ingin merasakan kehidupan pedesaan yang lebih sederhana. Mereka berharap tempat tersebut dapat menjadi sarana bagi keluarga lain untuk kembali mempererat hubungan sosial.