Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Komisi III DPR Audiensi Kasus...
BERITA

Komisi III DPR Audiensi Kasus Pedagang BBM Eceran Diperas di Lampung

By Bambang Prasetyo • 1 min read • 22 Juli 2026
Suasana audiensi Komisi III DPR membahas kasus dugaan kriminalisasi pedagang BBM eceran di Lampung

Suasana audiensi Komisi III DPR membahas kasus dugaan kriminalisasi pedagang BBM eceran di Lampung

Komisi III DPR RI menggelar rapat audiensi guna menyikapi kasus dugaan kriminalisasi dan pemerasan yang menimpa pasangan suami istri pedagang bensin eceran di Kabupaten Way Kanan, Lampung, pada Rabu (22/7/2026). Pasangan pedagang bernama Hartono dan Supiah tersebut dituduh melakukan penimbunan bahan bakar minyak (BBM).

Kasus ini menjadi perhatian publik dan viral di media sosial setelah Hartono ditahan pihak kepolisian. Penahanan tersebut disinyalir terjadi usai dirinya menolak permintaan uang damai sebesar Rp50 juta.

"Intinya ada Bu Supiah dan Pak Hartono ini berjualan bensin, lalu dituduh sebagai penimbunan," kata Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman saat membuka jalannya rapat audiensi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.

Politikus Partai Gerindra tersebut menekankan penegakan hukum dalam KUHP baru yang mensyaratkan adanya bukti niat jahat atau mens rea secara jelas sebelum menjerat seseorang dengan pasal pidana. Menurutnya, aparat tidak boleh sewenang-wenang menuduh rakyat kecil yang sedang mencari nafkah sebagai penimbun BBM.

"Harus benar-benar ada mens rea. Kita mau tuduh orang melakukan tindak pidana, harus ada, benar-benar terbukti orang ini benar-benar ingin melanggar hukum," ujar Habiburokhman menegaskan.

Habiburokhman menambahkan bahwa asas hukum modern dalam KUHP baru kini lebih mengedepankan nilai keadilan ketimbang sekadar kepastian hukum formal. Hukum harus difungsikan untuk melindungi masyarakat kecil dari tindakan sewenang-wenang.

"Jadi hukum ini harus melindungi rakyat kecil," pungkasnya.

Topics
dpr ri komisi iii dpr kriminalisasi bbm eceran way kanan lampung habiburokhman kuhp baru
Jurnalis Politik & Ekonomi Senior

Bambang telah menghabiskan dua dekade terakhir meliput dunia politik dan ekonomi Indonesia. Dari gedung DPR hingga Istana Negara, ia telah menyaksikan dan melaporkan peristiwa-peristiwa penting yang membentuk negeri ini. Tulisannya tajam, mendalam, dan selalu mengedepankan fakta serta analisis yang jernih bagi pembaca Kabayan News.