Keir Starmer resmi mengumumkan pengunduran diri sebagai Perdana Menteri Britania Raya pada 22 Juni 2026 setelah mengalami tekanan politik hebat serta kekalahan telak dalam pemilu lokal Mei lalu.
Sebagaimana dilaporkan dalam catatan politik, tingkat kepuasan publik terhadap kepemimpinannya merosot tajam akibat berbagai kontroversi kebijakan dan skandal penunjukan diplomat.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBerdasarkan analisis awak media, gejolak internal tersebut memuncak ketika para menteri kabinet dan anggota parlemen mendesak adanya pergantian tampuk kepemimpinan partai.
Andy Burnham kemudian terpilih secara aklamasi untuk menggantikan posisi Starmer sebagai pemimpin Partai Labour sekaligus Perdana Menteri baru pada Juli 2026.