Kastil dan benteng bersejarah selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelancong maupun pemerhati sejarah. Namun, untuk mengetahui lokasi serta latar belakang ribuan benteng kuno tersebut terkadang bukan hal yang mudah. Mengatasi hal itu, sebuah platform inovatif bernama CastleMap hadir untuk memudahkan siapa saja menjelajahi peninggalan masa lampau secara digital.
Sebagaimana diwartakan oleh media 20minutos, CastleMap merupakan peta interaktif global yang menghimpun lebih dari 6.400 kastil, menara pertahanan, dan benteng bersejarah. Platform canggih ini mengintegrasikan data dari Wikipedia dan Wikidata untuk menyajikan informasi lengkap langsung dari genggaman.
Melalui peta digital ini, pengguna dapat mengklik setiap penanda lokasi untuk melihat sejarah, kondisi konservasi, hingga tautan langsung ke artikel ensiklopedianya. "Platform ini dirancang untuk mempermudah siapa saja mengeksplorasi warisan sejarah dunia secara visual," demikian penjelasan yang dihimpun dari laporan media tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBerdasarkan data popularitas di dalam platform, situs arkeologi Numancia di Provinsi Soria, Spanyol, menduduki peringkat pertama sebagai yang paling banyak dicari. Di bawahnya, terdapat ikon-ikon terkenal seperti Torre del Oro di Sevilla serta Muralla romana de Lugo.
Selain itu, peta ini juga merekam jejak sejarah dari berbagai belahan dunia, termasuk benteng tertua di platform yakni benteng Aniba di Nubia, Mesir, yang diperkirakan berasal dari tahun 3000 SM. Dari segi sebaran wilayah, Jerman memimpin daftar jumlah kastil terbanyak, disusul oleh Spanyol dan Prancis.