Perkembangan teknologi komputasi berperforma tinggi atau High-Performance Computing (HPC) terus melahirkan inovasi baru untuk mempermudah para pengembang perangkat lunak. Salah satu inovasi menarik di dunia pemrograman paralel adalah hadirnya Chapel, sebuah bahasa pemrogaman yang dirancang khusus untuk memaksimalkan kinerja superkomputer masa kini.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Awal mula pengembangan bahasa ini dimulai oleh Cray sebagai bagian dari proyek Cascade yang didanai oleh program High Productivity Computing Systems milik DARPA. Proyek ambisius ini bertujuan untuk mendongkrak produktivitas superkomputer. Setelah akuisisi Cray, pengembangan Chapel kini dilanjutkan oleh Hewlett Packard Enterprise dan dirilis sebagai proyek sumber terbuka atau open-source di bawah lisensi Apache.
Chapel hadir untuk mengatasi kerumitan yang kerap dihadapi para pengembang saat menulis kode paralel. "Bahasa ini dirancang untuk memberikan tingkat ekspresi yang lebih tinggi dibandingkan bahasa konvensional, sekaligus memisahkan antara ekspresi algoritmik dan detail implementasi struktur data," ujar para pengembang dalam dokumentasi resminya.
Salah satu daya tarik utama dari bahasa ini adalah visinya untuk menjembatani jurang pemisah antara praktisi HPC senior yang terbiasa menggunakan Fortran, C, atau C++ dengan dukungan teknologi seperti OpenMP dan MPI. Di sisi lain, Chapel juga merangkul para programmer generasi baru yang lebih akrab dengan bahasa tingkat tinggi seperti Python, Java, atau MATLAB.
Dari sisi teknis, kompiler Chapel dibangun menggunakan bahasa C dan C++ dengan memanfaatkan LLVM sebagai backend pengoptimalisasinya. Selain itu, Chapel juga mendukung pemrograman GPU untuk kartu grafis buatan NVIDIA dan AMD, serta memungkinkan kodenya dikompilasi menjadi pustaka yang bisa dipanggil dari bahasa lain seperti C, Fortran, maupun Python.
Dengan dukungan penuh terhadap model pemrograman paralel multithread, pemanfaatan lokalitas data, hingga konsep berorientasi objek, Chapel menawarkan fleksibilitas yang luar biasa. Bahasa ini siap menjadi salah satu pilar penting dalam lanskap komputasi paralel modern ke depan.