Nama Clive Darren Allen mungkin tak setenar striker-striker Inggris generasi emas lainnya. Namun, pria kelahiran Stepney, London, 20 Mei 1961 ini menyimpan kisah unik sebagai seorang penyerang yang pernah memperkuat tujuh klub berbeda di kota London sepanjang kariernya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Clive lahir dari keluarga pesepakbola. Ayahnya, Les Allen, adalah bagian dari skuat Tottenham Hotspur yang meraih gelar ganda pada musim 1960-61. Adiknya, Bradley Allen, serta sepupunya Martin dan Paul Allen, juga berprofesi sebagai pemain sepakbola profesional. Bakat sepakbola memang mengalir deras dalam darah keluarga Allen.
Karier Clive dimulai di Queens Park Rangers pada akhir 1970-an. Debutnya di liga terjadi saat masuk sebagai pemain pengganti melawan Chelsea pada November 1978. Ia langsung mencetak 32 gol liga dalam 49 penampilan, termasuk hattrick pada debut penuhnya saat menjamu Coventry City di musim yang sama. Performa moncer ini membuat Arsenal rela merogoh kocek 1,25 juta pound untuk memboyongnya pada musim panas 1980.
Namun petualangan Clive di Arsenal berlangsung singkat. Ia tak pernah tampil di pertandingan kompetitif dan segera pindah ke Crystal Palace dalam kesepakatan swap dengan Kenny Sansom. Di Palace, ia menjadi top skorer musim 1980-81 dengan sembilan gol di liga, meski timnya harus finis di dasar klasemen Divisi Pertama.
Kembali ke QPR pada 1981 membuat kariernya menemui titik cerah. Di bawah asuhan Terry Venables, Clive mencetak 13 gol di Divisi Kedua dan membawa QPR lolos ke final Piala FA untuk pertama kalinya. Ia bahkan mencetak gol kemenangan di perempat final dan semifinal, meski cedera membuatnya absen di partai final melawan Tottenham.
Puncak karier Clive terjadi setelah pindah ke Tottenham Hotspur pada 1984. Di musim 1986-87, ia menjelma menjadi mesin gol yang haus darah. Clive mencetak 33 gol di liga dan total 49 gol di semua kompetisi, sebuah rekor klub yang masih bertahan hingga kini. Prestasi ini mengantarkannya meraih dua penghargaan individu sekaligus, yakni PFA Player of the Year dan Football Writers" Association Footballer of the Year.
Setelah meninggalkan Spurs pada 1988, Clive sempat merumput di klub Prancis Bordeaux, kemudian kembali ke Inggris bersama Manchester City, Chelsea, West Ham United, Millwall, dan Carlisle United. Tak hanya di sepakbola, bakat atletiknya juga terlihat saat ia bermain American Football sebagai placekicker untuk London Monarchs di NFL Eropa pada 1997.
Kini Clive Allen aktif sebagai komentator sepakbola di ESPN dan BT Sport, khususnya untuk kompetisi Ligue 1, Bundesliga, FA Cup, dan ajang UEFA. Ia juga sesekali menjadi komentator untuk pertandingan Tottenham melalui layanan streaming resmi klub, SpursPlay. Kisah hidupnya pun ia abadikan dalam buku otobiografi berjudul "Up Front: My Autobiography" yang dirilis pada 2019.