Dunia riset dan analisis biologi modern kini semakin bergantung pada teknologi komputasi berkecepatan tinggi guna mengolah data genomik yang sangat masif. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, hadirlah sebuah solusi berbasis sumber terbuka bernama CloudBioLinux yang dirancang khusus untuk memudahkan para periset di bidang bioinformatika.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Sebagai proyek open-source, platform ini menyediakan sistem pembangunan dan penyebaran yang sangat fleksibel. Periset dapat menerapkannya secara langsung ke komputer desktop, mesin virtual lokal, maupun menyewanya melalui penyedia layanan komputasi awan terkemuka seperti Amazon Elastic Compute Cloud.
Selain fleksibilitas instalasi, proyek ini juga menawarkan berbagai kemudahan teknis bagi para penggunanya. "CloudBioLinux menyediakan pre-built Amazon Machine Image serta citra mesin virtual siap pakai yang kompatibel dengan VirtualBox maupun platform cloud privat seperti Eucalyptus," tulis laporan mengenai platform tersebut.
Perlu diketahui, akar pengembangan proyek ini berawal dari BioLinux, sebuah distribusi Linux yang memang dikonfigurasi khusus untuk keperluan bioinformatika. Seiring berjalannya waktu, CloudBioLinux berkembang lebih jauh dan bahkan berintegrasi dengan proyek open-source lain seperti CloudMan serta Galaxy untuk membentuk klaster virtual di cloud.