International Standard Book Number atau dikenal sebagai ISBN adalah pengidentifikasian unik untuk buku-buku komersial.
Sistem ISBN diciptakan di Britania Raya pada tahun 1966 oleh seorang pedagang buku dan alat tulis W H Smith serta mulanya disebut Standard Book Numbering atau SBN.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSistem ini diadopsi sebagai standar internasional ISO 2108 tahun 1970, sementara pengidentifikasi serupa bernama International Standard Serial Number atau ISSN digunakan untuk publikasi periodik.
ISBN diperuntukkan khusus bagi penerbitan buku dan diatur lembaga internasional berkedudukan di Berlin, Jerman.
Sejarah Singkat dan Cara Mendapatkan Nomor ISBN
Perolehan nomor ISBN di Indonesia dapat dilakukan melalui perwakilan lembaga internasional ISBN yaitu Perpustakaan Nasional RI sejak ditunjuk tahun 1986.
Penerbit mengajukan permohonan melalui jasa pos, faksimile, surel, daring, atau datang langsung ke Perpustakaan Nasional tanpa dipungut biaya.
ISBN terdiri dari sepuluh digit nomor dengan urutan kode negara, kode penerbit, kode buku, serta nomor identifikasi.
Sejak Januari 2007 terjadi perubahan mengikuti pola EAN menjadi 13 digit nomor dengan penambahan tiga digit angka 978 di bagian depan.