Google sempat mencuri perhatian industri teknologi global ketika meluncurkan perangkat laptop portabel bernama Pixelbook Go. Memiliki nama sandi Atlas saat masa pengembangan, perangkat berbasis ChromeOS ini diperkenalkan pada 15 Oktober 2019 sebagai penerus dari lini Pixelbook.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Kehadiran laptop ini bermula dari pergeseran strategi Google setelah menghentikan pengembangan perangkat tablet menyusul kurang suksesnya penjualan Pixel Slate. Tim pengembang kemudian memfokuskan sumber daya pada rancangan laptop berdesain clamshell konvensional yang lebih ergonomis dan praktis.
Dari segi spesifikasi, Pixelbook Go dibekali layar sentuh berukuran 13,3 inci dengan aspek rasio 16:9 serta tombol khusus Google Assistant. Bodi laptop ini menggunakan material magnesium dengan variasi warna menarik seperti "Just Black" dan "Not Pink", lengkap dengan tekstur berusuk di bagian bawah untuk meningkatkan kenyamanan genggaman.
Perangkat ini juga menawarkan daya tahan baterai yang diklaim mampu bertahan hingga 12 jam penggunaan normal dengan dukungan pengisian daya cepat melalui port USB-C. Meskipun tidak lagi mendukung aksesori stylus Pixelbook Pen seperti pendahulunya, performa dan portabilitas laptop ini tetap menuai respons yang cukup positif dari para pengamat teknologi.
Meskipun bersaing ketat dengan produk sejenis dari vendor lain di pasaran, Pixelbook Go berhasil membuktikan diri sebagai salah satu lini perangkat keras komputer jinjing terbaik yang pernah dirilis oleh Google.