Keluarga Maimanati Mutmainnah hingga kini masih diselimuti kecemasan mendalam menanti kabar kepulangan mahasiswi Universitas Islam Bandung (Unisba) tersebut. Wanita berusia 24 tahun itu dilaporkan menghilang secara misterius sejak Sabtu (11/7/2026) lalu dan belum ditemukan hingga sekarang.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Mahasiswi yang tercatat sebagai warga Kampung Tenjolaya, Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung ini terus dicari oleh pihak keluarga. Meski ada beberapa laporan dari warga yang mengaku melihatnya, namun setelah ditelusuri hasilnya masih nihil.
"Iya, itu belum ada kabar lagi. Ada beberapa orang yang lihat, tapi setelah didalami informasinya itu kayaknya bukan adik (Maimanati), yang bukan yang kita cari gitu," ujar Kakak Maimanati, Fitri, kepada awak media pada Senin (20/7/2026).
Fitri menjelaskan bahwa proses pencarian terkendala lantaran telepon genggam milik sang adik dalam keadaan tidak aktif. Kondisi ini menyulitkan petugas untuk melakukan pelacakan melalui nomor ponsel maupun nomor IMEI handphone yang hingga kini belum membuahkan hasil.
Upaya penelusuran juga sempat dilakukan melalui rekaman CCTV di sekitar Stasiun Cicalengka. Sayangnya, keterbatasan fasilitas kamera pengawas di stasiun dan pertokoan sekitar membuat petunjuk keberadaan korban tidak terekam dengan jelas. Pihak keluarga rencananya akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk memeriksa CCTV di Stasiun Kiaracondong.
Pihak keluarga juga telah mencoba menghubungi teman-teman dekat hingga saudara Maimanati. Berdasarkan riwayat percakapan, korban terakhir kali berkomunikasi lewat aplikasi pesan singkat pada hari Minggu, namun setelah itu tidak ada lagi teman yang mengetahui keberadaannya.
Fitri berharap sang adik selalu berada dalam lindungan Allah SWT. Ia juga memohon kepada masyarakat luas yang memiliki informasi atau melihat sosok yang mirip dengan adiknya agar segera menghubungi pihak keluarga demi mendapatkan titik terang.
Sementara itu, Kapolsek Cicalengka Kompol Ade Rahmat menegaskan bahwa jajarannya masih terus bergerak melakukan penyelidikan di lapangan. Polisi kini memperluas metode pencarian mengingat seluruh akun media sosial dan nomor telepon korban sengaja dinonaktifkan.
"Kita sedang mantau akun transaksi online. Karena dari nomor telepon dan akun medsosnya dimatiin semua," kata Ade saat dikonfirmasi mengenai perkembangan kasus hilangnya mahasiswi Unisba tersebut.