Sebuah kandang ternak berukuran 3x4 meter yang terletak di Dukuh Jambangsari, Desa Plumbon, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, ludes terbakar pada Rabu (19/8/2026) malam. Peristiwa yang terjadi menjelang tengah malam tersebut sempat membuat warga sekitar panik.
Berdasarkan laporan yang dihimpun dari pihak berwenang, musibah kebakaran ini diduga kuat berasal dari alat pengusir nyamuk tradisional atau yang biasa disebut diang. Pemilik kandang diketahui menyalakan diang tersebut di dekat tumpukan jerami kering pada sore harinya.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Sragen, Tommy Isharyanto, menjelaskan bahwa api mulai merembet dan membesar sekitar pukul 22.15 WIB. Nyala api yang tidak segera diawasi dengan cepat membakar jerami kering hingga menghanguskan seluruh bangunan kandang.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Kandang ternak diketahui milik Mariman, 61, warga setempat. Awalnya korban menyalakan diang di dekat tumpukan jerami untuk mengusir nyamuk, namun ditinggal pergi tanpa pengawasan hingga akhirnya api merembet dan membesar," ujar Tommy sebagaimana diwartakan oleh media setempat.
Warga yang menyadari adanya kebakaran sempat berupaya melakukan pemadaman secara mandiri. Namun, karena kobaran api telanjur besar dan sulit dikendalikan, warga akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada Tim Pemadam Kebakaran Satpol PP Sragen.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung bergerak cepat menjinakkan api dengan menghabiskan sekitar 10.000 liter air. Berkat kesigapan petugas gabungan dan warga, dua ekor sapi, tiga ekor kelinci, serta lima ekor ayam milik korban berhasil dievakuasi dan selamat dari musibah tersebut.