Sebagaimana diwartakan dalam laporan Waspada Online, bencana kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Kecamatan Bakongan, Kabupaten Aceh Selatan, dilaporkan semakin mengganas dan belum sepenuhnya terkendali.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, musibah yang melanda kawasan Gampong Ujung Mangki serta Gampong Drien tersebut telah memasuki hari keenam pada Rabu, 2 September 2026, dengan total area terdampak mencapai sekitar 19 hektare.
Laporan Pusdalops PB BPBD Aceh Selatan menyebutkan bahwa kemunculan titik api mula-mula terdeteksi sejak hari Jumat sebelumnya, dan terus merembes melahap vegetasi di dua gampong tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDari total keseluruhan luas lahan yang terbakar, sekitar 12 hektare di antaranya berada di Gampong Ujung Mangki, di mana petugas gabungan hingga Rabu malam baru berhasil mengendalikan sekitar 20 persen dari area terdampak.
Sementara itu, titik api di Gampong Drien yang menghanguskan sekitar 7 hektare lahan dilaporkan sudah berhasil dipadamkan sepenuhnya, meskipun proses penyisiran tetap digencarkan guna mengantisipasi kemunculan bara api susulan.
Plt. Kepala Pelaksana BPBD Aceh Selatan, Mudatsir ZA, mengungkapkan bahwa proses penanganan di lapangan melibatkan sinergi lintas instansi mulai dari personel Damkarmat, TNI, Polri, TNGL, KPH, hingga partisipasi aktif masyarakat setempat.
"Dukungan personel juga datang dari Damkar PB 01 Tapaktuan dan Damkar PB 07 Sawang," ujar Mudatsir ZA sebagaimana dikutip dari laporan Waspada Online.
Mengutip laporan yang sama, upaya keras para petugas di lapangan terbentur oleh berbagai kendala geografis yang cukup ekstrem, termasuk jarak lokasi yang berjarak sekitar 4 kilometer dari jalan raya serta minimnya ketersediaan sumber air.
Selain faktor medan yang berat, kencangnya embusan angin serta teriknya cuaca panas turut memperparah situasi sehingga membuat api lebih cepat menjalar dan sulit dipadamkan.
Meskipun penyebab pasti dari peristiwa karhutla ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut, petugas gabungan terus bersiaga melakukan pendinginan secara intensif demi mencegah meluasnya cakupan api.