Sebagaimana diwartakan oleh il Giornale, sebuah insiden kekerasan menggemparkan kawasan Portomaggiore di Provinsi Ferrara, Italia, ketika seorang wanita menjadi korban penganiayaan brutal hanya karena melintas sambil membawa anjing peliharaannya. Korban bernama Susi Remessi, yang saat itu sedang berkunjung untuk menjenguk keluarganya, mendadak dicegat oleh seorang warga negara Maroko yang melarangnya lewat dengan alasan hewan tersebut tidak disukai dalam ajaran agamanya.
Berdasarkan laporan yang dihimpun, ketegangan meningkat ketika korban bersikeras bahwa ia memiliki hak untuk berjalan di area publik yang tidak melanggar kepemilikan pribadi. Menurut kesaksian korban, situasi memanas hingga berujung pada aksi pemukulan menggunakan benda tumpul di bagian pelipis, yang membuatnya terjatuh bersimbah darah dan harus menerima empat jahitan di rumah sakit.
Mengutip keterangan korban di media sosial, insiden tersebut sempat ia rekam menggunakan ponsel genggam sebelum perangkatnya direbut oleh pelaku yang diduga berniat menghapus bukti video. "Untungnya ponsel saya menggunakan kode sandi dan pengenalan wajah sehingga video aman", ungkap korban menggambarkan situasi menegangkan saat itu.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeAkibat kejadian ini, kedua belah pihak dilaporkan telah saling melapor kepada pihak kepolisian setempat atau Carabinieri untuk mengusut tuntas insiden tersebut. Sementara itu, aparat penegak hukum masih mendalami rekaman video yang diserahkan oleh korban guna menyelidiki secara objektif duduk perkara perkelahian yang melibatkan warga lokal dan pendatang tersebut.