Nasib tragis menimpa seorang pedagang sempolan berusia 60 tahun yang harus kehilangan nyawanya setelah menjadi korban tabrak lari di Jalan Diponegoro, tepatnya di depan Masjid Jami Kajen, Kabupaten Pekalongan.
Berdasarkan laporan media, insiden memilukan yang merenggut nyawa pria paruh baya asal Pemalang tersebut terjadi pada Senin malam ketika suasana di sekitar lokasi kejadian masih cukup ramai.
Menurut keterangan warga setempat, peristiwa bermula ketika korban baru saja membeli es teh di sebuah warung yang berada di seberang jalan dari tempatnya berjualan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSetelah mendapatkan minuman yang diinginkannya, korban lantas bergegas menyeberang jalan untuk kembali ke sisi sebaliknya, namun nahas sebuah sepeda motor yang melaju kencang dari arah utara langsung menghantamnya tanpa ampun.
Kerasnya benturan membuat korban seketika tersungkur ke atas aspal dan menderita luka-luka yang cukup serius akibat kecelakaan maut tersebut.
Sebagaimana diwartakan, warga yang menyaksikan kejadian itu langsung berupaya memberikan pertolongan pertama dan melarikan korban menggunakan kendaraan ke RSUD Kajen.
Namun sayang, takdir berkata lain karena nyawa kakek lansia tersebut tidak berhasil diselamatkan oleh tim medis meskipun telah mendapatkan penanganan darurat di rumah sakit.
Lebih lanjut, insiden ini menjadi sorotan publik lantaran pengendara sepeda motor Honda Scoopy berwarna biru yang diduga sebagai pelaku penabrakan justru memilih kabur tancap gas ke arah selatan.
Dikutip dari laporan sumber terpercaya, aparat kepolisian kini tengah memburu pelaku yang melarikan diri dengan memeriksa keterangan saksi-saksi serta mengumpulkan petunjuk di sekitar tempat kejadian perkara.