Niat hati hendak mencari makan malam berujung pada insiden berdarah yang menimpa seorang pemuda asal Kabupaten Grobogan bernama Niky Gilang Ramdhani. Berdasarkan laporan kepolisian yang dikutip dari media, korban menjadi sasaran penusukan oleh orang tak dikenal di Jalan Abdulrahman Saleh, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, pada Minggu (16/8/2026) malam.
Peristiwa bermula ketika korban bersama temannya mengendarai sepeda motor dari arah selatan menuju utara untuk mencari tempat makan. Setibanya di depan sebuah toko di kawasan Manyaran, korban berniat memutar arah demi memesan nasi goreng.
Namun, situasi mendadak tegang ketika sebuah sepeda motor Honda Vario hitam melaju dengan kecepatan tinggi dan hampir menabrak kendaraan korban. Sontak, korban yang merasa kaget melayangkan teguran kepada pengendara ugal-ugalan tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMenurut keterangan Kanit Reskrim Polsek Semarang Barat, AKP Suprapto, korban sempat melontarkan teguran dengan bahasa Jawa agar pelaku mengendarai motor dengan pelan-pelan. Sayangnya, teguran tersebut justru memicu emosi pihak pembonceng motor Vario yang langsung turun dan menyerang korban.
Pelaku yang tidak terima langsung menghampiri korban sambil membawa sebilah senjata tajam jenis pisau. Akibat serangan mendadak tersebut, korban mengalami luka tusuk pada bagian perut sebelah kiri serta di area punggungnya.
Dalam kondisi panik dan ketakutan, korban bersama temannya melarikan diri ke arah selatan menuju kawasan SMPN 19 Semarang demi menyelamatkan diri, sementara sepeda motor korban terpaksa ditinggal di lokasi kejadian. Setelah situasi mereda dan berhasil mengambil kembali kendaraannya, korban segera pulang ke mess untuk berobat sebelum akhirnya melaporkan kejadian tragis ini ke Polsek Semarang Barat.
Hihak kepolisian saat ini masih mendalami kasus penusukan tersebut dengan memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan dari para saksi mata. Meski sempat mengalami luka-luka, kondisi korban dilaporkan sudah sadar dan bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala.