Osaka Electro-Communication University mengumumkan kerja sama strategis dengan Capcom untuk menghadirkan mata kuliah khusus pengembangan game yang memanfaatkan RE Engine bagi para mahasiswanya pada 20 Agustus 2026. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman industri nyata melalui keterlibatan langsung pengembang profesional dari perusahaan pembuat game ternama tersebut.
Fasilitas pembelajaran inovatif ini akan dapat diakses oleh mahasiswa dari Digital Games Course serta Games and Media Course di Faculty of Information Science and Arts, ditambah dengan Digital Games Course pada tingkat pascasarjana. Selama program yang berjalan sekitar dua minggu mulai 24 Agustus hingga 3 September 2026 ini, para peserta didik akan menerima evaluasi langsung dari para kreator profesional Capcom.
Meskipun populer lewat waralaba Resident Evil, RE Engine sebenarnya memiliki arti filosofis mendalam seperti "Reach for the moon" yang diluncurkan pertama kali oleh divisi riset dan pengembangan Capcom pada akhir 2019 lalu. Mesin pengembang ini terbukti andal dalam melahirkan berbagai judul game papan atas dunia dari tangan dingin para pengembang profesional industri.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBerbagai judul game populer non-Resident Evil seperti Devil May Cry 5, Street Fighter 6, Monster Hunter Rise, hingga Monster Hunter Wilds tercatat dikembangkan menggunakan teknologi mutakhir ini. Bahkan, mesin tersebut turut dimanfaatkan dalam penggarapan judul kompilasi klasik seperti Apollo Justice Ace Attorney Trilogy dan Mega Man Star Force Legacy Collection.
Peluang Emas Mahasiswa Menimba Ilmu Langsung dari Kreator Capcom
Berdasarkan rilis pers resmi institusi pendidikan tersebut, para mahasiswa juga mendapatkan kesempatan melihat sampel tangkapan layar penggunaan RE Engine dalam proyek Mega Man Dual Override yang dijadwalkan rilis oleh Capcom pada 2027 mendatang. Selain kelas reguler, pihak kampus turut menjadwalkan sesi open campus khusus menggunakan mesin game tersebut pada 22 Agustus 2026.
Kehadiran para pengembang profesional Capcom di ruang kelas memberikan nilai tambah tersendiri bagi mahasiswa Osaka Electro-Communication University yang ingin mendalami industri kreatif digital. Keterlibatan langsung praktisi industri ini memastikan standar materi yang diajarkan selaras dengan kebutuhan dunia kerja global saat ini.
Kolaborasi lintas sektor antara dunia pendidikan tinggi dan industri game komersial ini diharapkan mampu mencetak talenta-talenta muda berbakat yang siap bersaing secara profesional. Pengalaman praktik menggunakan teknologi standar industri sejak bangku kuliah menjadi modal krusial bagi masa depan para mahasiswa.
Antusiasme tinggi terlihat dari kesiapan pihak kampus yang tidak hanya menggelar perkuliahan intensif, melainkan juga membuka kesempatan bagi calon mahasiswa melalui agenda open campus interaktif. Kegiatan ini memperlihatkan transparansi kualitas fasilitas penunjang pendidikan yang disediakan institusi.
Perkembangan teknologi game yang masif menuntut institusi pendidikan untuk terus beradaptasi dengan menghadirkan perangkat lunak terbaik yang digunakan oleh perusahaan pengembang game skala global. Langkah progresif yang diambil Osaka Electro-Communication University ini menjadi tolok ukur baru dalam dunia pendidikan vokasi game.