Program Sekolah Rakyat Terintegrasi di Kabupaten Cirebon akhirnya resmi memulai operasional perdana yang ditandai dengan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah.
Sebagaimana diwartakan, Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas pembukaan fasilitas pendidikan tersebut demi memperluas akses belajar bagi masyarakat.
Berdasarkan laporan, kehadiran program ini turut mendapat apresiasi khusus kepada pemerintah pusat atas dukungan penuh yang diberikan bagi kemajuan daerah.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Kami atas nama pemerintah dan rakyat Kabupaten Cirebon mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden, Bapak Prabowo," ujar Imron dalam keterangannya.
Pada tahap awal operasionalnya, Sekolah Rakyat Terintegrasi Kabupaten Cirebon ini menerima total 270 peserta didik yang terbagi rata ke dalam jenjang SD, SMP, dan SMA.
Menurut Bupati Cirebon, para siswa terpilih diharapkan mampu menempuh pendidikan secara tuntas sehingga memiliki kompetensi dan daya saing yang kuat di masa depan.
Sementara itu, Camat Kapetakan, Aditya Arif Maulana, mengungkapkan rasa bangganya karena terdapat 7 anak dari wilayahnya yang berhasil lolos seleksi ketat untuk menempuh pendidikan di sekolah tersebut.
"Alhamdulillah, setelah melalui proses penjaringan dan seleksi telah lulus 7 anak dari Kecamatan Kapetakan untuk bersekolah di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Cirebon," ujar Aditya.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa seluruh siswa terpilih tersebut merupakan anak-anak dari keluarga prasejahtera yang telah melalui proses verifikasi ketat oleh pendamping Program Keluarga Harapan.