Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Pemilik Properti Inggris Rugi...
BERITA

Pemilik Properti Inggris Rugi Miliaran Poundsterling, Sindikat Penipuan Sewa Berbasis AI Merajalela

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 9 Agustus 2026
Ilustrasi penipuan sewa properti berbasis AI yang merugikan pemilik rumah di Inggris

Ilustrasi penipuan sewa properti berbasis AI yang merugikan pemilik rumah di Inggris

Praktik penipuan aplikasi sewa properti di Inggris semakin mengkhawatirkan dengan estimasi kerugian finansial mencapai 4,1 miliar poundsterling setiap tahun. Berdasarkan laporan Goodlord, para pelaku kejahatan kini memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan untuk memalsukan slip gaji, referensi kerja, hingga menciptakan identitas fiktif secara utuh demi mengelabui sistem verifikasi.

Berdasarkan analisis data dari lebih satu juta referensi penyewa selama dua tahun terakhir, tingkat kecurigaan penipuan tercatat mencapai 41 per 1.000 referensi pada periode Juli 2025 hingga Juni 2026. Meskipun angka tersebut mengalami sedikit penurunan dari rekor tertinggi 46,6 per 1.000 referensi pada akhir 2024, frekuensi kasus masih berada jauh di atas standar historis.

Dari analisis Kabayan News, lonjakan kasus ini memperlihatkan bagaimana sindikat penipuan mengandalkan teknologi canggih untuk menerobos sektor sewa swasta. Peningkatan insiden penipuan melonjak hampir 40 persen sepanjang tahun lalu dibandingkan periode sebelumnya, menjadikan ancaman ini sebagai tantangan masif bagi ekosistem properti di Inggris.

Perhitungan dampak finansial tersebut dikalkulasikan melalui estimasi rata-rata kerugian langsung senilai 9.601 poundsterling per kasus. Angka kerugian mencakup biaya hukum, biaya pengadilan, biaya juru sita, tunggakan sewa, masa kekosongan properti, hingga kerusakan fisik bangunan di seluruh wilayah persewaan.

Chief Policy Officer National Residential Landlord Association, Chris Norris menilai bahwa laporan tersebut harus menjadi peringatan keras bagi seluruh pemilik properti di pasar sewa. "Laporan ini harus menjadi wakeup call bagi pemilik properti di seluruh sektor karena pasar kini rentan terhadap jenis penipuan canggih," ujarnya sebagaimana dilaporkan Goodlord.

Chris Norris juga menyarankan agar para pemilik properti segera melaporkan setiap indikasi kejahatan kepada pihak berwajib serta memperketat sistem penyaringan aplikasi. Peningkatan pengamanan sistem verifikasi mutlak diperlukan guna mengantisipasi perkembangan teknologi AI yang semakin masif digunakan oleh para pelaku kejahatan.

Topics
penipuan sewa goodlord inggris properti kecerdasan buatan keuangan hukum
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.