Persib Bandung siap mengarungi persaingan ketat jelang laga pembuka turnamen pra-musim Piala Presiden 2026 menghadapi Arema FC. Pertandingan sengit antara Pangeran Biru dan Singo Edan tersebut bakal digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (25/7/2026) pukul 19.30 WIB.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Meski masa persiapan terbilang singkat, skuad Maung Bandung mengeklaim tetap percaya diri meladeni sang lawan. Sementara di sisi lain, Arema FC memanfaatkan ajang pra-musim bergengsi ini sebagai wadah menguji ketajaman 10 pemain baru mereka.
Jajaran pelatih Persib terus memaksimalkan sisa waktu yang ada demi mematangkan pembenahan skuad secara komprehensif. Fokus latihan mencakup peningkatan daya tahan tubuh, pemantapan skema permainan, hingga penguatan mental bertanding para pemain.
Pelatih fisik Persib, Karlo Reinholz, menegaskan bahwa kondisi seluruh penggawa mengalami grafik peningkatan yang cukup signifikan sepanjang masa pemusatan latihan. Ia menilai para pemain sudah sangat siap menghadapi atmosfer kompetisi yang intens.
"Kondisi para pemain sangat bagus. Kami tidak punya banyak waktu persiapan untuk kompetisi seperti ini. Ini adalah kompetisi resmi, tak sama seperti partai persahabatan. Setidaknya secara psikologis, Anda harus menyiapkan para pemain bahwa ini adalah kompetisi yang sesungguhnya. Jadi kami bertanding untuk merebutkan sesuatu," kata Reinholz.
Guna menyiasati mepetnya jadwal, tim pelatih menerapkan skema latihan terpadu yang menggabungkan penguatan stamina dengan taktik permainan sejak hari pertama. Formulasi ini dipilih agar armada Pangeran Biru sanggup mempraktikkan strategi pelatih secara optimal di lapangan.
"Kami mempersiapkan para pemain dengan banyak situasi dan skenario di pertandingan. Kami melakukan integrasi antara bagian pengondisian fisik bersama dengan bagian taktik sepak bola sejak latihan pertama. Kami mencoba mengintegrasikan seluruh hal yang berkaitan dengan performa," jelasnya.
Reinholz turut memberikan apresiasi tinggi terhadap kedisiplinan dan profesionalitas anak asuhnya. Ia memuji komitmen para pemain legiun asing yang tetap fokus melahap porsi latihan meski sempat kelelahan akibat menempuh perjalanan jauh dari negara asal.
"Dari sudut pandang saat ini, saya sangat puas dengan cara para pemain bekerja setiap hari, seberapa besar usaha yang mereka berikan, dan juga seberapa fokus pikiran mereka. Karena itu tidak mudah, beberapa pemain melakukan perjalanan jauh dari Eropa, Argentina, dan Brasil," ungkap Reinholz.
Walau kendala adaptasi dan perbedaan zona waktu sempat membayangi di fase awal, Reinholz memastikan seluruh elemen tim kini sudah menemukan kestabilan ritme. Kondisi harmonis ini kian membakar optimisme Pangeran Biru untuk memetik hasil maksimal sejak partai perdana.
"Hari-hari pertama sangat berat bagi mereka. Namun meskipun berat, mereka tampil baik ketika latihan. Saya percaya saat ini kami sudah seimbang, semua orang telah menemukan ritmenya masing-masing, dan sekarang kami hanya menyelesaikan hari-hari terakhir sebelum pertandingan pertama dimulai. Yang pasti, kami siap untuk bertanding di kompetisi berikutnya," tegasnya.