Profil Gunung Agung merangkum catatan penting mengenai gunung berapi tertinggi di pulau Bali dengan ketinggian mencapai 3.142 meter di atas permukaan laut. Berdasarkan data geografis, gunung berapi kerucut ini terletak di Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali, serta memiliki Pura Besakih sebagai tempat ibadah terpenting di lerengnya.
Berdasarkan catatan sejarah, letusan pertama dalam sejarah tercatat terjadi pada periode Oktober 1710 hingga Februari 1711 melalui naskah kuno seperti Babad Gumi. Analisis awak media mencatat bahwa erupsi paling mematikan terjadi pada tahun 1963 dengan Indeks Letusan VEI 5 yang melontarkan abu vulkanik setinggi hampir 20.000 meter dan menurunkan suhu global.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa aktivitas vulkanik kembali meningkat drastis pada tahun 2017 hingga memaksa evakuasi besar-besaran puluhan ribu warga di sekitar zona bahaya. Meskipun menghadapi berbagai fase erupsi lanjutan pada tahun 2018, status gunung ini berangsur-angsur turun setelah dipantau secara ketat oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.
Berdasarkan kepercayaan masyarakat setempat, Gunung Agung dipandang sebagai tempat bersemayam para dewa sekaligus kawasan sakral yang erat kaitannya dengan sejarah peradaban Hindu di Bali. Mengutip buku Custodian of the Sacred Mountains karya Thomas A Reuter, Maharesi Markandeya menjadi tokoh penting yang memimpin perjalanan spiritual hingga berhasil menetap di kaki gunung suci ini.