Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Profil Kabupaten Cianjur, Sejarah...
BERITA

Profil Kabupaten Cianjur, Sejarah Pendirian dan Perkembangannya

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 9 Agustus 2026
Pemandangan alam dan lanskap wilayah Kabupaten Cianjur Jawa Barat

Pemandangan alam dan lanskap wilayah Kabupaten Cianjur Jawa Barat

Kabupaten Cianjur berada di bagian barat dan selatan provinsi Jawa Barat dengan pusat pemerintahan terletak di kecamatan Cianjur. Wilayah ini tercatat sebagai kabupaten terluas kedua di Pulau Jawa setelah Kabupaten Sukabumi, serta memiliki topografi bervariasi mulai dari kawasan pegunungan hingga dataran rendah di pantai selatan.

Berdasarkan data luas wilayah keseluruhan mencapai 350.148 hektar, pemanfaatan lahan di daerah ini didominasi oleh pertanian lahan kering, tegalan, hutan produktif, konservasi, serta perkebunan. Keadaan tersebut ditunjang oleh aliran sungai besar dan kecil, termasuk Sungai Cibuni yang menjadi sungai terpanjang dan bermuara langsung ke Samudra Hindia.

Catatan tertua mengenai wilayah ini ditemukan dalam Register Harian Kastil Batavia pada masa VOC bertanggal 20 Januari 1678. Perkembangan daerah ini tidak lepas dari peran Raden Jayasasana atau Raden Aria Wira Tanu yang ditugaskan Sultan Sepuh I dari Cirebon untuk membuka wilayah baru guna memperkuat pertahanan.

Pusat pemerintahan kemudian dipindahkan oleh penerusnya ke daerah Pamoyanan pada tahun 1680, yang selanjutnya dikenal sebagai Cianjur berdasarkan nama Sungai Ci Anjur. Selain catatan sejarah tersebut, sempat pula beredar kisah legenda lokal kontemporer yang kemudian diluruskan oleh para pemerhati sejarah setempat.

Demografi dan Suku Bangsa di Cianjur

Jawa barat

Jumlah penduduk Kabupaten Cianjur terus mengalami dinamika seiring bertambahnya tahun, dengan mayoritas penduduknya berasal dari suku Sunda. Selain suku asli tersebut, terdapat pula pendatang dari berbagai suku lain seperti Jawa, Betawi, Cirebon, Tionghoa, Batak, Minangkabau, dan Banten yang hidup berdampingan.

Mayoritas penduduk di wilayah ini memeluk agama Islam dengan persentase mencapai angka 99,41 persen dari total keseluruhan populasi. Selebihnya, terdapat pula pemeluk agama Kristen, Buddha, Hindu, Konghucu, serta aliran kepercayaan yang sebagian besar tinggal di sekitar ibu kota kabupaten.

Penyebaran penduduk di 32 kecamatan yang ada menunjukkan variasi tingkat kepadatan yang cukup tinggi. Kecamatan Cianjur tercatat sebagai wilayah dengan konsentrasi penduduk terpadat, sementara beberapa kecamatan lain memiliki karakteristik wilayah pedesaan dengan aktivitas pertanian sebagai sumber penghidupan utama.

Sektor pertanian tanaman pangan, hortikultura, peternakan, perikanan, hingga perkebunan tetap menjadi penopang utama perekonomian masyarakat. Dukungan infrastruktur dan sumber daya alam yang memadai menjadikan wilayah ini memiliki peran strategis dalam konstelasi pembangunan regional Jawa Barat.

Topics
kabupaten cianjur jawa barat sejarah cianjur demografi geografi sunda pemerintahan profil daerah
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.