Kabupaten Cilacap tercatat sebagai wilayah kabupaten terluas di Provinsi Jawa Tengah dengan total luas wilayah mencapai 2.124,47 km² atau sekitar 6,2% dari keseluruhan luas provinsi tersebut. Berdasarkan data kependudukan semester 1 tahun 2024, jumlah penduduk di daerah ini tercatat sebanyak 2.037.899 jiwa dengan tingkat kepadatan penduduk mencapai 960 jiwa per km².
Secara administratif, wilayah otonom ini membawahi 24 kecamatan, 15 kelurahan, dan 269 desa yang tersebar dari kawasan perbukitan di bagian utara hingga pesisir pantai selatan. Letak geografisnya yang berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Barat menjadikan daerah ini sebagai titik perjumpaan budaya antara Jawa Banyumasan dan Sunda.
Pemerintahan kabupaten ini saat ini dijalankan oleh Ammy Amalia Fatma Surya sebagai pelaksana tugas bupati, didukung oleh Sekretaris Daerah Annisa Febriana serta Ketua DPRD Taufik Nurhidayat. Penataan administrasi yang luas membuat wilayah ini bahkan memiliki dua kode area telepon, yakni 0282 dan 0280.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePotensi ekonomi di daerah berjuluk Cilacap Bercahaya ini ditopang oleh sektor pertanian, perikanan laut, serta keberadaan kawasan industri strategis. Selain itu, sektor pariwisata seperti Pantai Teluk Penyu dan tradisi Sedekah Laut turut menjadi daya tarik utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Keunikan Geografis dan Pulau Nusa Kambangan di Cilacap
Keberadaan Pulau Nusa Kambangan di wilayah selatan menjadi salah satu ciri khas yang melekat pada Kabupaten Cilacap. Pulau tertutup ini tidak hanya memiliki kawasan cagar alam yang dilindungi, tetapi juga menjadi lokasi berdirinya sejumlah lembaga pemasyarakatan kelas I yang aktif.
Posisi strategis wilayah yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia di sebelah selatan membuat sektor kelautan dan perikanan memegang peranan penting. Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap tercatat sebagai salah satu pelabuhan terbesar di pantai selatan Pulau Jawa.
Di bidang transportasi, Cilacap memiliki jaringan infrastruktur yang sangat lengkap meliputi jalur darat dengan keberadaan Stasiun Kroya sebagai titik temu penting, bandara perintis Tunggul Wulung, hingga pelabuhan ekspor-impor Tanjung Intan.
Berbagai potensi unggulan serta kelengkapan infrastruktur tersebut menjadikan Kabupaten Cilacap sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi yang sangat diperhitungkan di wilayah selatan Provinsi Jawa Tengah.