M. Reza Pahlevi atau yang lebih dikenal sebagai Reza Fahlevi merupakan seorang aktor film dan pemeran profesional berkebangsaan Indonesia. Beliau lahir di Jakarta pada tanggal 23 Desember 1985 dan telah mendedikasikan sebagian besar perjalanan hidupnya di dunia seni peran industri hiburan tanah air. Sebagai figur publik di bidang perfilman, beliau dikenal melalui ragam karakter yang diperankannya dalam berbagai genre sinema Indonesia.
Peran dan kontribusi penting beliau di industri hiburan terlihat dari konsistensi keterlibatannya melintasi berbagai medium seni peran, mulai dari film layar lebar komersial, sinetron televisi nasional, hingga serial web populer. Transformasi penampilan beliau dari pemeran pendukung menjadi aktor utama mencerminkan fleksibilitas dan dedikasi tinggi terhadap seni peran.
Latar belakang keterjunan beliau di industri kreatif berawal dari kemunculannya pada akhir dekade 2000-an, di mana saat itu perfilman Indonesia sedang mengalami gelombang kebangkitan produksi film nasional. Pengalaman panjang tersebut membentuk beliau menjadi salah satu aktor watak yang diperhitungkan oleh berbagai sutradara terkemuka di tanah air.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeArtikel profil ini akan mengupas secara mendalam mengenai latar belakang kehidupan awal, riwayat pendidikan, awal mula kemunculan di dunia seni peran, hingga perjalanan karier beserta pencapaian penghargaan nasional yang pernah diraih oleh M. Reza Pahlevi sepanjang masa keaktifannya.
Latar Belakang dan Awal Karier
M. Reza Pahlevi lahir di Jakarta pada tanggal 23 Desember 1985 dalam lingkungan sosial yang kelak mengantarkannya bersentuhan dengan dunia seni. Informasi dasar mengenai tempat dan tanggal lahir ini tercatat secara resmi dalam direktori perfilman nasional seperti Indonesian Film Center (IFC) serta berbagai pangkalan data biografi publik.
Masa pembentukan dan pendidikan awal beliau dilalui di Jakarta sebelum akhirnya memutuskan untuk memasuki industri hiburan komersial. Tahap awal perkembangan profesional beliau ditandai dengan keikutsertaan dalam casting film layar lebar yang membuka jalan lebar menuju dunia seni peran profesional pada dekade 2000-an.
Pengalaman awal yang membentuk karier seni peran beliau bermula pada tahun 2007 tatkala beliau mendapatkan kesempatan untuk tampil perdana dalam film horor berjudul Jelangkung 3 arahan sutradara Angga Dwimas Sasongko. Peran awal sebagai Patra tersebut menjadi batu sandungan penting bagi kelanjutan kiprah beliau di industri perfilman komersial.
Transisi dari kemunculan pertamanya menuju tahap karier profesional yang lebih matang terjadi pada rentang tahun 2008 hingga 2009. Pada periode tersebut, beliau mulai dipercaya untuk membintangi film-film dengan spektrum genre yang lebih luas, mulai dari film horor hingga drama kriminal yang mengangkat namanya ke jajaran aktor populer.
Karier dan Pencapaian
Perjalanan karier M. Reza Pahlevi di industri seni peran Indonesia ditandai dengan keterlibatannya dalam puluhan judul karya sinematografi secara kronologis. Pada tahun 2008 hingga 2009, beliau membintangi film Kuntilanak 3 sebagai Herman, Hantu Perawan Jeruk Purut sebagai Elang, serta film drama kriminal populer Serigala Terakhir sebagai Fatir.
Pencapaian utama dan tonggak sejarah dalam karier beliau terjadi pada tahun 2010 tatkala beliau berhasil meraih penghargaan bergengsi dalam ajang Indonesian Movie Awards 2010. Berkat totalitas aktingnya dalam film Serigala Terakhir, beliau memenangkan kategori Pasangan Terbaik dan Pasangan Terfavorit (Piala Layar Emas) bersama Vino G. Bastian.
Pengakuan dari kritikus serta apresiasi penonton film Indonesia semakin diperkuat melalui keterlibatan beliau dalam film-film lintas genre pada dekade berikutnya, seperti Love Story (2011), Malaikat Tanpa Sayap (2012), serta peran utamanya sebagai Alex dalam film Trip n Vlog: #Pulang Kampung (2017) dan film Tenripada (2019).
Kondisi terkini menunjukkan bahwa M. Reza Pahlevi tetap aktif dan relevan di industri hiburan nasional dengan memperluas jangkauan aktingnya ke ranah serial web modern seperti serial Serigala Terakhir (2020) dan Samuel (2026), di samping konsistensinya membintangi berbagai judul sinetron televisi.