Sektor pertanian di Indonesia memegang peranan besar dalam perekonomian nasional meskipun kontribusinya terhadap produk domestik bruto cenderung mengalami penurunan dalam beberapa dekade terakhir.
Berdasarkan data tahun 2022, sektor pertanian bersama kehutanan dan perikanan menyumbang 12,4 persen dari PDB nasional atau setara dengan 2,43 kuadriliun rupiah bagi negara.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMeskipun persentase tersebut menurun dibanding tahun sebelumnya, sektor ini tetap menyerap puluhan juta tenaga kerja serta menyediakan pendapatan bagi sebagian besar rumah tangga Indonesia.
Secara umum, aktivitas pertanian di Indonesia dibagi menjadi perkebunan besar untuk komoditas ekspor serta produksi petani kecil yang berfokus pada hortikultura dan pangan lokal.
Komoditas Unggulan dan Daerah Penghasil Pertanian
Indonesia terletak di daerah tropis dengan curah hujan lebat dan sinar matahari melimpah sehingga sangat mendukung pertumbuhan berbagai macam komoditas pertanian global.
Negara ini tercatat sebagai penghasil terbesar di dunia untuk minyak sawit, cengkih, dan kayu manis, serta produsen penting untuk karet alam, singkong, dan beras.
Berbagai komoditas pangan seperti beras, bawang merah, cabai, hingga buah-buahan tersebar merata di berbagai daerah dari Sabang sampai Merauke guna memenuhi kebutuhan domestik.
Pemerintah melalui Kementerian Pertanian terus mengatur dan mengawasi perkembangan sektor agraris ini demi menjaga ketahanan pangan serta kesejahteraan petani lokal.