Pusat dialisis baru di Ibn Khaldoun Hospital, Lahij, Yaman, resmi dibangun dan dioperasikan oleh Qatar Red Crescent Society (QRCS) berkat pendanaan dari donatur asal Qatar. Berdasarkan laporan yang dihimpun, fasilitas kesehatan modern ini dihadirkan untuk meringankan beban berat para penderita gagal ginjal di wilayah tersebut.
Proyek kemanusiaan ini mencakup penyediaan 12 unit mesin dan kursi dialisis, unit pengolahan air terpadu, peralatan laboratorium pendukung, serta infrastruktur pendukung seperti generator listrik dan sistem pendingin udara. Dari analisis awak media, kehadiran fasilitas medis yang komprehensif ini menjadi angin segar bagi sektor kesehatan lokal yang selama ini menghadapi keterbatasan fasilitas.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDirektur pusat dialisis, Dr. Othman Abdul-Basit, menyatakan bahwa fasilitas tersebut telah memulai operasional awal dengan menerima pasien secara bertahap dari berbagai distrik di seluruh kegubernuran. "Seluruh peralatan dan sumber daya kini sudah tersedia, sehingga pasien bisa menjalani sesi cuci darah dengan lebih mudah dan tanpa dipungut biaya," ujarnya.
Sementara itu, Kepala kantor QRCS di Yaman menjelaskan bahwa proyek pembangunan ini dibagi menjadi dua fase utama dengan total investasi melampaui 1,5 juta dolar Amerika Serikat. Tahap pertama difokuskan pada pembangunan gedung berstandar medis tinggi, sementara tahap kedua berfokus pada pengadaan peralatan dialisis termutakhir serta pembiayaan operasional selama satu tahun penuh.
Direktur Jenderal Kantor Kesehatan dan Kependudukan di Lahij, Dr. Khaled Gaber, menyambut gembira realisasi proyek yang telah lama dinantikan oleh masyarakat setempat. Tim redaksi menilai inisiatif luar biasa dari QRCS ini tidak hanya menjadi aset vital bagi sektor kesehatan di Yaman, tetapi juga wujud nyata solidaritas kemanusiaan lintas negara.