Platform bedah robotik JASPER buatan ForSight Robotics berhasil menyelesaikan 26 prosedur operasi katarak pada pasien manusia tanpa beralih ke metode manual. Seluruh rangkaian operasi tersebut dikendalikan sepenuhnya oleh dokter bedah melalui sistem telemanipulasi.
"Semua 26 prosedur diselesaikan dengan JASPER tanpa beralih ke bedah manual konvensional," ujar pihak ForSight Robotics dalam laporan uji klinis terbaru.
Sistem JASPER dirancang untuk membantu dokter bedah dengan memberikan visualisasi 3D definisi tinggi serta menyaring getaran tangan alami. Dokter tetap memegang kendali penuh atas setiap keputusan medis selama tindakan berlangsung.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeLebih dari 30 juta prosedur katarak dilakukan setiap tahun di seluruh dunia, menjadikan teknologi ini memiliki potensi besar di masa depan. Meskipun demikian, sistem ini masih dalam tahap pengembangan dan belum tersedia untuk penggunaan komersial secara luas.
Teknologi Bedah Robotik Belum Siap Gantikan Metode Konvensional
Meskipun mencatatkan tingkat keberhasilan 100 persen dalam penyelesaian robotik pada 26 pasien, para ahli menegaskan bahwa hal tersebut bukan berarti sistem ini lebih aman daripada operasi konvensional. Penelitian lanjutan dan uji klinis skala besar masih diperlukan sebelum regulasi menyetujuinya.
Pasien yang menjalani prosedur tersebut menerima jenis anestesi yang sama seperti operasi katarak biasa dan dapat langsung pulang di hari yang sama. Hal ini menunjukkan bahwa teknologi baru dapat diintegrasikan ke dalam rutinitas klinis tanpa mengubah pengalaman dasar pasien.
Sistem ini juga membuka peluang integrasi kecerdasan buatan di masa depan untuk mendukung berbagai kemampuan bedah lanjutan. Kendati demikian, dokter bedah tetap menjadi pihak yang memegang kendali utama di ruang operasi.
Studi klinis lebih mendalam serta evaluasi jangka panjang diperlukan untuk membuktikan apakah teknologi robotik ini benar-benar memberikan hasil yang lebih baik bagi jutaan pasien katarak.