Sejumlah rumah sakit terkemuka di Korea Selatan memperluas cakupan misi medis di Mongolia melalui kombinasi pengobatan langsung serta program transfer teknologi jangka panjang. Berdasarkan laporan terbaru, langkah strategis tersebut bertujuan memperkuat kemandirian kapasitas layanan kesehatan lokal di berbagai wilayah.
Ewha Womans University Medical Center (EUMC) baru saja menyelesaikan misi sukarela medis ke-13 di Mongolia dengan mengerahkan tim beranggotakan 14 orang. Pengamatan Kabayan News menunjukkan bahwa tim EUMC sukses memberikan layanan pengobatan bagi ribuan warga di lima wilayah berbeda, termasuk Darkhan dan Ulaanbaatar.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Kami merasa bangga dapat melanjutkan aktivitas bermakna di Mongolia selama 15 tahun terakhir dan terus menjunjung tinggi nilai kemanusiaan," ungkap Kang Kyung-ho selaku pemimpin Divisi Bisnis Kesehatan Internasional EUMC.
Di sisi lain, Asan Medical Center (AMC) menjalankan program serupa di wilayah utara Mongolia dengan fokus utama pada penanganan kanker serta pelatihan tenaga medis setempat. Sebagaimana dilaporkan dari lokasi kegiatan, tim medis Asan memeriksa ratusan pasien serta melakukan prosedur USG dan biopsi payudara.
Mengutip laporan terkait, pimpinan tim medis Asan Lee Sei-won menyatakan bahwa kerja sama tersebut tidak sekadar mengobati pasien secara langsung, melainkan membagikan pengalaman klinis guna membangun kapabilitas tenaga kesehatan secara mandiri.