Saham Tesla dengan kode TSLA kembali menjadi sorotan investor seiring laporan perusahaan tengah bersiap meluncurkan Cybercab untuk layanan Robotaxi di Austin, Texas, pada akhir Agustus 2026. Kendaraan inovatif yang dirancang tanpa setir atau pedal rem ini digadang menjadi langkah kunci transformasi Tesla menjadi perusahaan berbasis teknologi otonom.
"Kami perlu mengumpulkan data mengemudi yang spesifik untuk Cybercab sebelum dapat menempatkan banyak unit di jalan raya," ujar CEO Tesla Elon Musk dalam laporan pendapatan kuartal kedua 2026 bulan lalu.
Berdasarkan laporan The Information, tahap awal peluncuran publik ini akan melibatkan karyawan Tesla untuk menjajal Cybercab di jalan umum. Kendaraan tersebut nantinya akan diintegrasikan ke dalam armada Robotaxi yang sudah ada di Austin, yang saat ini beroperasi dengan 186 unit Model Y yang dilengkapi teknologi swakemudi.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeTesla tercatat telah memulai produksi Cybercab di Gigafactory Texas dengan kapasitas produksi tahunan mencapai 125.000 unit. Perusahaan berencana mengalokasikan modal lebih dari 25 miliar dolar AS pada tahun ini untuk mendukung transisi ke arah teknologi otonom dan robotika.
Langkah Persiapan dan Data Operasional
Proses persiapan peluncuran ini mencakup pelatihan tanggap darurat bagi petugas di Austin yang telah diselesaikan pada pekan lalu. Hal ini meliputi prosedur penanganan kendaraan hingga cara memindahkan Cybercab jika terjadi kondisi darurat di jalan.
Tesla saat ini masih mengumpulkan data jarak tempuh menggunakan unit Cybercab yang dimodifikasi dengan setir dan pedal untuk keperluan kalibrasi. Penggunaan unit tersebut menjadi krusial guna memastikan keamanan sebelum armada otonom penuh dilepas secara massal.
Meskipun rencana peluncuran di akhir Agustus ini dapat berubah tergantung pada perkembangan persiapan di lapangan, optimisme di kalangan investor ritel mulai terlihat. Sentimen terhadap saham TSLA di platform Stocktwits tercatat tetap berada di zona "bullish" dalam 24 jam terakhir.
Sebagai catatan, saham Tesla hingga saat ini telah mengalami penurunan 25 persen secara year-to-date. Peluncuran Cybercab diharapkan mampu menjadi katalis positif bagi kinerja saham Tesla di pasar modal di tengah tantangan kompetisi industri kendaraan listrik.