SDN 026 Bojongloa di Kota Bandung kembali menghadapi ujian berat setelah gerbang sekolah sempat digembok secara mendadak oleh pihak ahli waris. Insiden penyegelan tersebut memaksa ratusan siswa dipulangkan untuk menjalani pembelajaran jarak jauh akibat tidak bisa memasuki ruang kelas.
Berdasarkan analisis tim redaksi, sengketa lahan yang dimenangkan oleh keluarga Hamim membuat Pemerintah Kota Bandung harus memutar otak menyelamatkan hak belajar 945 siswa. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan turun tangan langsung untuk meninjau lokasi dan memastikan kegiatan belajar mengajar berangsur normal.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Saya sebagai Wali Kota akan pasang badan. Saya akan minta kepada pemenang perkara ini, yaitu ahli waris keluarga Hamim agar bisa memberikan tenggang waktu kepada kami melakukan proses relokasi," ujar Farhan kepada awak media.
Sebagai solusi jangka pendek, Pemkot Bandung berencana memindahkan siswa secara bertahap ke SDN 148 Cibaduyut dalam waktu beberapa pekan ke depan. Pengamanan di lokasi sekolah asal juga diperketat agar aksi penggembokan serupa tidak terulang kembali di kemudian hari.
Namun, langkah jangka panjang pemindahan sekolah ke Kompleks Cibaduyut Permai justru menemui jalan buntu. Warga setempat secara tegas melayangkan penolakan karena mengkhawatirkan masalah kebisingan serta kepadatan lalu lintas yang semakin parah.
Menanggapi penolakan tersebut, Pemkot Bandung berkomitmen terus membuka ruang dialog serta musyawarah bersama warga agar hak mendapatkan pendidikan bagi anak-anak tetap terlaksana dengan baik tanpa mengabaikan aspirasi masyarakat.