Aplikasi kencan online terbukti mendorong kemiripan usia di kalangan pasangan, alih-alih memperluas keragaman demografi pengguna. Fenomena ini terungkap dalam penelitian ilmiah yang dipublikasikan dalam Journal of Marriage and Family, di mana para peneliti mendalami pola pemilihan pasangan di era digital.
Berdasarkan pengamatan Kabayan News, studi tersebut mengkaji data dari survei How Couples Meet and Stay Together di Amerika Serikat yang melibatkan ribuan responden dewasa. Peneliti Max Planck Institute for Demographic Research, Jisu Park menemukan bahwa pasangan sesama jenis cenderung memiliki tingkat keragaman ras, pendidikan, dan usia yang lebih tinggi dibandingkan pasangan beda jenis kelamin.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMeskipun pasangan sesama jenis jauh lebih sering memanfaatkan platform digital untuk mencari pasangan, teknologi tersebut justru mempersempit jurang perbedaan usia. Menurut laporan tersebut, penggunaan aplikasi kencan berkaitan erat dengan penurunan peluang memiliki selisih usia hingga enam tahun atau lebih di antara pasangan.
Sebagaimana dijelaskan dalam riset ini, algoritma serta fitur pencarian pada platform kencan kerap mengarahkan pengguna pada kriteria yang spesifik. Hal ini membuat individu cenderung memilih figur yang memiliki latar belakang usia relatif berdekatan meskipun preferensi awal mereka cukup beragam.
Kendati demikian, analisis lanjutan menunjukkan bahwa platform digital tidak memiliki kaitan statistik yang signifikan dalam menjembatani perbedaan ras maupun tingkat pendidikan antar-pasangan. Perbedaan demografis tersebut dipengaruhi oleh faktor sosial yang lebih luas di luar fungsi algoritma aplikasi kencan.
Para peneliti menegaskan bahwa studi ini masih berbasis data observasional sehingga belum dapat menyimpulkan hubungan sebab-akibat secara mutlak. Dinamika perilaku pengguna serta desain antarmuka platform kencan tetap menjadi faktor menarik untuk diteliti lebih mendalam pada masa mendatang.