Tim penyelamat berhasil mengevakuasi jasad tujuh korban jiwa akibat bencana longsor salju yang menerjang kawasan Broad Peak di wilayah Pegunungan Karakoram, Gilgit-Baltistan, Pakistan. Berdasarkan laporan Alpine Club of Pakistan, operasi evakuasi ini menghadapi tantangan teknis yang sangat ekstrem mengingat medan salju di ketinggian tersebut sangat berbahaya bagi tim evakuasi.
Bencana longsor yang terjadi sepekan lalu tersebut tidak hanya merenggut nyawa pendaki kenamaan asal Inggris-Nepal, Nirmal Purja, tetapi juga sembilan pendaki serta pemandu profesional dari berbagai negara. Dari analisis awak media, tragedi ini menjadi salah satu musibah pendakian paling kelam dalam dunia alpinisme modern karena melibatkan atlet-atlet elite lintas negara.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDi antara para korban yang jasadnya telah ditemukan terdapat tokoh-tokoh penting dunia pendakian seperti Nadhira Ahmed Abdullah Al Harthy selaku wanita Oman pertama yang sukses menaklukkan Gunung Everest, serta pendaki senior asal Tiongkok, Wang Zhong. Sementara itu, beberapa korban lain termasuk Nawang Thindhu Sherpa masih berada di area yang sulit dijangkau oleh tim penyelamat.
Pihak keluarga serta rekan sesama pendaki terus menyampaikan penghormatan terakhir kepada para korban yang gugur saat mengejar misi pendakian puncak delapan ribuan meter. Tragedi di Broad Peak ini sekaligus meninggalkan duka mendalam bagi komunitas pencinta alam internasional yang kehilangan banyak talenta terbaik.